Tegas, Pimpinan OPD Yang Selalu Mengeluh Target PAD Bisa Mundur Dari Jabatan | Pasific Pos.com

| 5 December, 2019 |

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Dra.Hanna Hikoyabi (tengah) didampingi Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, SE dan Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura, Parson Horota saat memimpin Rakornis PAD di Aula Lantai II, Kantor Bupati, Gunung Merah Sentani, Rabu (10/7) siang. Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Dra.Hanna Hikoyabi (tengah) didampingi Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, SE dan Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura, Parson Horota saat memimpin Rakornis PAD di Aula Lantai II, Kantor Bupati, Gunung Merah Sentani, Rabu (10/7) siang.

Tegas, Pimpinan OPD Yang Selalu Mengeluh Target PAD Bisa Mundur Dari Jabatan

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 10 Juli 2019 22:11 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI- Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Dra.Hanna Hikoyabi, meminta kepada Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selalu mengeluh dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar mundur dari jabatannya.

Permintaan itu disampaikan Hanna, dikarenakan ada beberapa OPD yang belum mampu memenuhi target PAD sesuai kesepakatan bersama pada RPJMD  2017-2022 saat memberikan arahan dihadapan pimpinan OPD pada kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) pendapatan daerah Kabupaten Jayapura tahun 2019, Rabu (10/7) pagi.

Ditegaskan, kepada kepala OPD yang tidak mampu mengelola dan menciptakan inovasi-inovasi hendaknya mundur dari jabatannya, sebab komitmen yang telah disepakati bersama belum memenuhi target.

“Kita punya komitmen lari bahkan belum mencapai apa yang merupakan target yang sudah kita sepakati di RPJMD 2017-2022, bahkan ada perangkat daerah menyurat untuk minta diturunkan. Saya pikir yang minta diturunkan lebih baik dikasih catatan,”tutur Hanna.

Menurutnya, permintaan untuk menurunkan target pendapatan sangat disayangkan oleh dirinya, karena menunjukkan rasa ketidak mampuan untuk berkompetisi.

Padahal Kabupaten Jayapura, lanjut Hanna, memiliki sejumlah potensi besar yang bisa dikelola untuk menambah pendapatan daerah.

“kalaupun ada kelemahan, kelemahan itu harus di gali dijawab dan bikin strategi , kalau kita tidak bisa gali potensi kita ada cara lain, dengan memanggail atau mengundang ahli-ahli dari luar untuk bisa membantu. Itu tandanya ada usaha kearah kemajuan ,itu kalau yang belum penuhi target,” seruh Hanna.

Dirinya menilai, adanya permintaan penurunan target pendapatan hendaknya dibicarakan dan dituntaskan pada rapat koordinasi kali ini. Sehingga menjadi perhatian kepada Bapenda untuk dapat melihat dan mempertimbangkan kembali apakah target yang dibebankan terlampau besar sampai ada sejumlah OPD merasa keberatan.

"Harapan saya di rapat ini harus dituntaskan dibicarakan dengan baik saling bekerjasama untuk bikin strategi yang tepat sehingga kita semua bisa hilangkan rasa tidak nyaman dalam bekerja. jangan kita hanya bicara ulang-ulang diatas kertas tapi implementasinya masih nol tidak berjalan sama sekali,”imbuhnya.

"Dan hendaknya OPD bisa terpacu untuk selalu berupaya dan berusaha memenuhi target pendapatan jangan kalah dengan daerah lain yang mampu mengelola potensi daerahnya dengan baik,"tambah Hanna diakhir arahannya.

Dibaca 139 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik