Di Merauke, Warga Digegerkan Temuan Mayat Tanpa Identitas | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

sosok mayat pria tanpa identitas yang diduga merupakan korban kecelakaan laut saat berada di lokasi kejadian sebelum dievakuasi oleh tim gabungan sosok mayat pria tanpa identitas yang diduga merupakan korban kecelakaan laut saat berada di lokasi kejadian sebelum dievakuasi oleh tim gabungan

Di Merauke, Warga Digegerkan Temuan Mayat Tanpa Identitas

Kriminal Penulis  Rabu, 10 Juli 2019 20:19 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Warga kampung Wambi distrik Okaba, kabupaten Merauke, Selasa (9/7) pagi digegerkan dengan sosok mayat pria tanpa identitas terdampar dipinggiran Pantai dengan kondisi rusak serta membusuk.

Mayat pria itu pertama kali diketahui oleh salah seorang warga bernama Iwan sekitar pukul 08.00 WIT, dan selanjutnya saksi langsung menghubungi pihak kepolisian terdekat.

Kapolsek Okaba Ipda Ari yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan evakuasi terhadap jasad pria yabg belum diketahui pasti identitasnya.

"Saat mendatangi TKP kondisi mayat sudah mulai membusuk dan rusak serta telah mengeluarkan aroma tidak sedap," ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal dalam rillis yang diterima, Selasa (9/7) malam.

Kamal menjelaskan belum diketahui  pasti penyebab dari kematian korban, entah dianiaya atau merupakan korban kecelakaan laut.

"Kasus itu kini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Okaba. Untuk kematian masih akan di dalami lagi nantinya," unjar Kamal.

Ia pun menjelaskan, karena kondisi mayat sudah mulai membusuk dan rusak, serta tidak dapat dilakukan penyelidikan, warga setempat bermasalah para medis dan aparat kemanan bersepakat untuk jenazah itu dimakamkan.

"Melihat kondisi mayat yang sudah tidak memungkinkan untuk di lakukan penyelidikan,atas kesepakatan masyarakat kampung dan tiem medis dari puskesmas okaba, Polsek okaba  bersama SAR dan masyarakat langsung evakuasi korban untuk di kubur dikarenakan tubuhnya sudah rusak membusuk dan tidak bisa dikenali lagi," jelas Kamal.

Dibaca 123 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.