Kota Jayapura Kekurangan Guru TK dan PAUD | Pasific Pos.com

| 18 September, 2019 |

Anak-anak PAUD Waniambey sedang bermain-main di halaman sekolah Anak-anak PAUD Waniambey sedang bermain-main di halaman sekolah

Kota Jayapura Kekurangan Guru TK dan PAUD

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Jumat, 05 Juli 2019 13:28 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

JAYAPURA - Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Cliford Korwa mengatakan, Kota Jayapura, Papua masih membutuhkan guru Taman Kanak-kanak (TK) dan guru PAUD.

"Jumlah guru TK saat ini sejumlah 147 tersebar di 74 TK berpendidikan S-1, dan jumlah guru PAUD sejumlag 163 tersebar di 110 PAUD berpendidikan SMA, D-2, dan D-3. Jumlah guru TK dan PAUD ada 310 orang," kata Cliford di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (4/7/19).

Dikatakan Cliford, sekarang guru TK dan PAUD tak bisa lagi lulusan SMP dan SMA tapi harus S-1 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 143 Tahun 2014 dan Permendikbud Nomor 12 Tahun 2016 dan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018.

"Idealnya satu rumble atau kelas guru TK dan PAUD diajar dua orang guru, namun nyatanya sampai saat ini satu rumble masih diajar satu orang. Kami masih membutuhkan 186 guru TK dan PAUD untuk memaksimalkan pelayanan pendidikan," ujarnya.

Menurut Cliford, pemerintah Kota Jayapura mengadakan Diklat dasar sehingga menarik minat warga untuk tertarik menjadi guru TK dan PAUD.

"Mengkondisikan anak usia dini memang bukan perkara mudah. Bagi orang yang tak terbiasa berhadapan dengan anak-anak tentu akan kesulitan maka dibutuhkan keahlian dalam menghadapi anak-anak TK dan PAUD," jelasnya.

Diakui Cliford, pemerintah berkeinginan kuat untuk melakukan penuntasan ikut TK dan PAUD setahun sebelum ke SD/MI sehingga tenaga pengajar merupakan komponen kunci keberhasilan pendidikan.

"Karena tenaga pengajarlah yang langsung berhadapan dengan peserta didik sehingga diperlukan tenaga pendidikan yang profesional yang benar-benar memenuhi bagaimana cara mengajar anak usia dini, bukan saja sebagai ajang coba-coba dalam menangani anak usia dini," tuturnya.

Dibaca 93 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini