Kemenag Kota Jayapura Pacu Kualitas Sekolah Madrasah | Pasific Pos.com

| 15 November, 2019 |

Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura, Syamsuddin saat diwawancara Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura, Syamsuddin saat diwawancara

Kemenag Kota Jayapura Pacu Kualitas Sekolah Madrasah

Kota Jayapura Penulis  Selasa, 02 Juli 2019 20:10 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Meski berbasis agama, kini sekolah Madrasah bisa bersaing dengan sekolah-sekolah umum lainnya.

"Madrasah juga mengacu pada penerapan IT. Penerapan ini mau tidak mau tidak bisa dihindari lagi karena sekarang eranya digital dan juga mendukung Kota Jayapura sebagai kota smart city," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Syamsuddin di Kantor Kemenag Kota Jayapura, Selasa (2/7/19).

Dalam mewujudkan itu, dikatakan Syamsuddin, Madrasah terus dipacu kualitas proses belajar mengajar agar terus berprestasi baik siswa dan guru.

"Selain pendidikan agama Islam juga ada pendidikan bidang studi umum kurikulumnya sama di Diknas, hanya saja pendidikan agama dibagi menjadi lima bidang studi, yaitu Quran, Hadits, bahasa Arab dan Fiqih," ujar Syamsuddin.

Syamsuddin menambahkan, melalui pendidikan berbasis IT, menciptakan generasi muda yang tingkat pendidikan dan pemahamannya bisa lebih meningkat dan lebih cepat sesuai dengan dinamika perubahan yang ada.

"Saat ini belum seluruhnya berbasis IT karena keterbatasan sarana yang kami punya, mudah-mudahan tahun sudah semuanya. Sekolah madrasah ada 23 dengan rincian Madrasah Ibtidaiyah tujuh, Madrasah Tsanawiyah sembilan dan Madrasah Aliya tujuh," ungkap Syamsuddin.

Madrasah merupakan lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), yang tak luput dari peran Kemenag Kota Jayapura.

"Kemenag juga menangani semua pendidikan agama pada sekolah SD SMP dan SMA. Harapan kami kualitas pendidikan siswa dan guru di Kota Jayapura terus meningkat untuk berkontribusi pada dunia pendikan," tutur Syamsuddin.

Dibaca 92 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.