Bapenda Sosialisasikan Pembayaran PBB di Sidey | Pasific Pos.com

| 20 August, 2019 |

Bapenda Sosialisasikan Pembayaran PBB di Sidey

Papua Barat Penulis  Sabtu, 29 Jun 2019 13:34 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwri, TP – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manokwari menyosialisasikan tata cara pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada masyarakat Kampung Sidey Jaya, SP-9, Distrik Sidey, Jumat (28/6). Sosialisasi dimaksudkan agar pajak yang dibayarkan tepat sasaran.

Kepala Bapenda Kabupaten Manokwari, M. Irwanto mengatakan, PBB merupakan pajak yang wajib dibayarkan masyarakat. Dari pajak itu, nantinya akan dikembalikan pemerintah berupa pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum lainnya. Oleh karena itu, dia berharap, masyarakat membayar PBB pada orang yang tepat sesuai dengan jumlah yang tertera pada SPPT PBB (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang).

Dia mengatakan, dalam SPPT PBB, ada dua bagian. Pertama, bagian atas ditandatangani disertai nama lengkap oleh petugas yang menyerahkan SPPT. Sedangkan kedua, bagian bawah ditandatangani oleh warga yang menerima SPPT.

“Jika di bagian atas tidak ada nama dan tanda tangan petugas yang menyerahkan, maka warga perlu mempertanyakannya. Jika bagian bawah juga tidak diberikan kepada warga, itu juga perlu dipertanyakan,” sebutnya.

Sementara jika nama petugas yang tertera di SPPT berbeda dengan petugas yang datang menyerahkan SPPT, sebaiknya tidak usah dibayarkan untuk menghindari pembayaran pajak yang salah sasaran dan tidak masuk ke kas daerah.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat tertib membayar PBB. Jika menunggak pembayaran, maka akan menjadi piutang dan akan tetap ditagih. Jika menjadi piutang, maka akan merugikan keuangan negara atau daerah.

“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari masyarakat SP-9. Semoga dengan sosialisasi ini komunikasi kita semakin baik dan masalah-masalah terkait PBB bisa terselesaikan. Dengan demikian, target pendapatan tercapai dan tujuan pembangunan sesuai visi dan misi Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati juga terwujud,” tukasnya.

Salah satu warga, John Lorens Kaitimu mengatakan, setelah sosialisasi ini, Bapenda harus menugaskan orang yang tepat untuk menyerahkan SPPT dan menagih PBB di masyarakat supaya tidak terjadi persoalan di kemudian hari dan pajak yang disetor masyarakat sampai ke kas daerah.

Diakui dia, dengan sosialisasi tersebut, masyarakat bisa mengetahui alur dan fungsi pembayaran PBB. “Ini yang kami ke depan menuju,” tandasnya. (BNB-R3)

Dibaca 57 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.