Poltekkes Jayapura Gelar Workshop Manajemen Laboratorium | Pasific Pos.com

| 8 December, 2019 |

Kepala Unit Lab Poltekkes Kemenkes Jayapura, Henny Sesanty Budi Hastuty, SKM.,M.Kes   Kepala Unit Lab Poltekkes Kemenkes Jayapura, Henny Sesanty Budi Hastuty, SKM.,M.Kes

Poltekkes Jayapura Gelar Workshop Manajemen Laboratorium

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Rabu, 26 Jun 2019 20:45 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

   Jayapura,- Laboratorium (lab) merupakan salah satu unsur pendukung strategis kegiatan akademik yang dilaksanakan oleh setiap penguruan tinggi. Kualitas lab ditentukan oleh beberapa faktor yang saling terkait satu dengan yang lainnya, diantaranya yaitu ketersediaan peralatan lab, bahan yang sesuai dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dalam mengelola lab. Dimana berjalannya kegiatan di lab harus ditunjangi oleh manajemen lab yang baik.

   Oleh sebab itu, setiap pengelola lab di lingkungan Poltekkes Kemenkes Jayapura harus menguasai aspek-aspek manajemen lab, agar kegiatan di lab dapat berjalan dengan optimal dan menciptakan lab pendidikan sesuai dengan standar yang berlaku. Demikian ungkap Kepala Unit Lab Poltekkes Kemenkes Jayapura, Henny Sesanti Budi Hastuty, SKM.,M.Kes melalui laporan panitia pada pelaksanaan kegiatan workshop bagi pengelola lab Poltekkes Kemenkes Jayapura di Grand Abe Hotel, Kamis (20/6/2019).

   Dikatakan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan workshop ini untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi pengelola lab pendidikan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Jayapura. “Seperti yang kita tahu, lab di Poltekkes Kemenkes Jayapura ini semuanya belum diakreditasi dan untuk pemenuhannya SDMnya ini sebetulnya masih kurang, terutama dari segi kualitas. Oleh karena itu kita menyelenggarakan workshop ini dan dibuat dokumen”.

   Karena itu sangat penting untuk menunjang akreditasi dan diantaranya ada Standar Operasional Prosedur (SOP) dan instrument kerja itu semua sudah tercapai lewat workshop ini. Kemudian untuk kelanjutan dari workshop ini, kami menegaskan kepada peserta untuk melanjutkan pembuatan instrumen kerja dan juga pembuatan draf SOP yang nanti akan dikoordinasikan dengan unit lab terpadu kemudian di SKkan oleh Bapak Direktur untuk digunakan di seluruh Poltekkes Kemenkes Jayapura di Papua.

   Laboratorium itu sangat penting sakali perannya, karena 60 % kegiatan pendidikan ada di lab. Jadi kalau lab itu bagus, kita berharap lulusan kita juga memiliki kualitas yang cukup bagus dan ditambah lagi Uji Kompetensi (UKOM) itu tidak bisa tercapai kalau hanya melalui teori saja, justru mahasiswa akan semakin paham ketika mereka melakukan praktek di laboratorium. Dengan demikian, untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya diharapkan agar mendapat dukungan dari seluruh jajaran Poltekkes Kemenkes Jayapura,” ujarnya.

   Sementara itu, Wadir II Poltekkes Kemenkes Jayapura, Sri Mulyono, SKM.,M.Kes usai menutup kegiatan tersebut kepada media ini mengatakan, pelaksanaan kegiatan workshop ini sangat penting sekali, karena kegiatan ini untuk memajukan pendidikan. Kata Sri, dengan adanya kegiatan praktek di lab akan meningkatkan kompetensi peserta didik, karena pendidikan vokasi kan 60 % praktek dan 40 % teori,” ujar Wadir II Poltekkes Kemenkes Jayapura.

   Pendidikan praktek di laboratorium jika didukung oleh sarana prasarana yang bagus, manajemen atau tenaga lab yang bagus akan meningkatkan kompetensi peserta didik dan mengikuti UKOM. Jadi dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini akan meningkatkan kompetensi mahasiswa, dimana mahasiswa apa yang dipraktekkan dia harus tahu dan juga dia harus tahu apa yang dikerjakan. Untuk ketersediaan sarana dan prasarana lab Poltekkes Kemenkes Jayapura memang sangat kurang sehingga akan terus kita upayakan kedepan,” terangnya. (Hendry Holago).

Dibaca 245 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.