Sekda : Belajar Berdemokrasi dari 70 Kampung di Manokwari | Pasific Pos.com

| 18 October, 2019 |

Sekda : Belajar Berdemokrasi dari 70 Kampung di Manokwari

Papua Barat Penulis  Rabu, 26 Jun 2019 11:26 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Sekda Kabupaten Manokwari, Aljabar Makatita memantau pelaksanaan pemilihan kepala kampung serentak di Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari, Selasa (25/6). Di Distrik Warmare, terdapat delapan kampung dari total 70 kampung yang melaksanakan pemilihan kepala kampung serentak di Kabupaten Manokwari tahun 2019.

Dalam pemantauan itu, Makatita didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Manokwari, Jeffry Jacob Sahuburua dan Kepala Distrik Warmare, Yohanes Ullo.

Ia menilai, masyarakat sangat antusias mengikuti pemilihan kepala kampung serentak. Bahkan, partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala kampung juga sangat luar biasa karena surat suara yang disediakan panitia pemilihan ludes.

“Itu menandakan mereka yang ada dalam daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan kepala kampong masyarakat berpartisipasi cukup bagus,” sebut Makatita kepada wartawan.

Makatita pun meminta untuk berhenti menjudge masyarakat kampung bahwa mereka tidak bisa berdemokrasi secara baik. “Hari ini saya bisa membuktikan kepada kita semua, kita bisa lihat bahwa mereka bisa melakukan pemilihan kepala kampung secara langsung secara tertib, aman, dan penuh dengan kekeluargaan,” sebutnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, jika ada yang menyatakan masyarakat kampung menggunakan sistem noken, masyarakat Kabupaten Manokwari bisa membuktikan bahwa pemilihan kepala kampung dilakukan secara langsung.

“Prosedur itu sudah dilaksanakan dan waktu keluar pun dia mencelupkan tangan di tinta, itu semua bisa dibuktikan pada hari ini. Jadi kita hilangkan image bahwa mereka belum bisa melakukan hal-hal seperti apa yang kita pikirkan, ternyata mereka sangat luar biasa,” sebutnya.

Kepada kepala kampung yang terpilih, Makatita berharap mereka bisa memegang amanah masyarakat dengan baik dan bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tua-tua adat di kampung, sehingga partisipasi masyarakat dalam pembangunan semakin meningkat.

“Pembinaan untuk kampung-kampung harus selalu kita turun lapangan melakukan motivasi. Penataan kampung diperhatikan dengan baik sehingga masyarakat dari luar  yang datang bisa melihat betapa indahnya kampung kita walaupun kecil tapi tertata dengan baik,” tukasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Manokwari, Jeffry Jacob Sahuburua mengatakan, ada sebanyak 70 kampung di tujuh distrik yang melaksanakan pemilihan kepala kampung serentak.

Menurutnya, pemilihan kepala kampung selanjutnya baru akan dilaksanakan pada tahun 2021. “Kampung yang sisanya belum tahu pasti berapa, tapi nanti pelaksanaannya nanti di 2021,” tukasnya.

Kepala Distrik Warmare, Yohanes Ullo mengatakan, sebanyak delapan kampung yang melaksanakan pemilihan kepala kampung serentak. Namun, baru tujuh kampung yang melaksanakannya.

“Satu kampung ini ditunda, tapi belum tahu alasan penundaannya,” tukasnya.[BNB-R3]

Dibaca 96 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.