Untuk Tenaga Kompetensi Produktif | Pasific Pos.com

| 22 October, 2019 |

 Kepala Sekolah SMKN 2 Merauke, Metty A.Wabiser (foto:iis) Kepala Sekolah SMKN 2 Merauke, Metty A.Wabiser (foto:iis)

Untuk Tenaga Kompetensi Produktif

Papua Selatan Penulis  Minggu, 16 Jun 2019 22:04 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Metty:” SMKN 2 Tidak Perlu Diragukan Lagi’



MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Sekolah SMKN 2 Merauke, Metty A.Wabiser mengemukakan bahwa para guru khususnya untuk jurusan pariwisata yang ada di SMKN 2 telah mengikuti lisensi untuk mendapatkan sertifikat kompetensi dari BNSP. Jadi untuk tenaga kompetensi produktif yang ada di SMKN 2 khususnya untuk jurusan pariwisata sudah tidak perlu diragukan karena selain lulus dalam kualifikasi akademik, para guru tersebut juga dituntut untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman dimana mereka dibekali untuk melaksanakan program-program kekinian di bidang pariwisata.

Jadi guru juga harus menyiapkan diri untuk itu.  Tidak hanya dari segi tenaga pendidik saja, lulusan yang dihasilkan banyak juga yang sudah berhasil, bahkan ada yang mampu melanjutkan ke perguruan tinggi. “Sepanjang sekolah ini berdiri sejak 1997 silam, sudah banyak yang bekerja di sejumlah lembaga, perusahaan dan instansi. Termasuk bekerja di hotel berbintang sekelas Swiss-Belhotel dimana lulusan SMKN 2 Merauke cukup berkompeten menduduki sejumlah jabatan seperti chef, pemasaran dan lain sebagainya.

Bahkan ada lulusan yang notabene putra daerah juga sudah mencapai jenjang karir yang cukup baik yakni front office tingkat nasional. Paling tidak ada potensi diri dari anak-anak kita yang dapat diangkat sehingga menjadi pegangan hidup kelak dan mampu membiayai kebutuhannya,”terang  Metty kepada ARAFURA News di ruang kerjanya belum lama ini. Menurutnya sekolah pariwisata memiliki prospek menjanjikan ke depan karena lulusan juga dapat berwirausaha dengan potensi diri yang ada ditambah life skill.

Ia mencontohkan prospek cerah yang dimiliki lulusan ketika membuka usaha sebagai penjahit karena dapat menghasilkan banyak uang jika menerima orderan yang cukup banyak. Begitu pula untuk lulusan tata boga yang dapat membuka usaha kuliner sendiri sehingga perlu untuk terus didorong. Oleh sebab itu pihaknya gencar membangun minset masyarakat bahwa SMK itu luar biasa karena anak-anak dipersiapkan dengan kompetensi dan skill agar mampu menghadapi persaingan.

Dibaca 84 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.