Bank Indonesia akan Dampinggi Pengembangan Produksi Kopi Anggi | Pasific Pos.com

| 5 December, 2019 |

Bank Indonesia akan Dampinggi Pengembangan Produksi Kopi Anggi

Papua Barat Penulis  Jumat, 14 Jun 2019 13:56 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat melihat potensi komiditi Kopi Anggi, kabupaten Pengunungan Arfak (Pegaf) sangat menjanjikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, Bank Indonesia akan melakukan pendampingan pengembangan usaha produksi Kopi Anggi.

          Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Donny Heatubun mengatakan, pihaknya sangat siap melakukan pendampingan terhadap setiap usaha yang sudah ada (eksisting), baik dari tingkat petani, produksi hingga pemasarannya termasuk pengembangan uhasa Kopi Anggi.

Dikemukakan Heatubun, pendampingan yang dilakukan pihaknya bisa dalam bentuk pelatihan terkait penanaman, pengolahan hasil tanaman pascapanen hingga pemasarannya. “ Kemasannya juga turut menjadi perhatian kita,  itu biasanya bentuk -bentuk pendampinggan yang kita lakukan,” terang Heatubun.

Disamping itu, lanjut Heatubun, Bank Indonesia juga siap membantu agar para pengusaha lebih mudah melakukan pencacatan hasil produksinya, karena Bank Indonesia telah memiliki aplikasi SIAPING atau sistem informasi yang memudahkan penguasaha melakukan pencacatan.

“ Nanti pada saat sertifikasi dari berbagai  instansi terkait seperti sertifikasi dari BPOM, sertifikasi halal dari MUI tidak sulit lagi karena kita sudah lakukan pelatihan. Khusus pendampinggan pengembangan usaha Kopi Anggi, kita mulai Juli ini,” ujar Heatubun selesai acara Halal Bi Halal yang diselenggarakan Bank Indonesia di salah satu Resto di Manokwari, Kamis (13/6) malam.

Ditambahkanya, Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat akan mempromosikan Kopi Anggi sebagai Kopi khas Papua Barat pada ivent Kaya Kreatif Indonesia (KKI) tingkat nasional yang rutin dihelat Bank Indonesia  di Jakarta.

          Pada ivent sebelumnya, Heatubun mengaku bahwa pihaknya telah mempromosikan Batik Papua, Kripik Sukun,  Sambal Cabai tdan hasil olahan buah Pala. “ Kami juga membuka peluang kerjasama bagi para pelaku usaha pengembangan komiditas -komiditas unggulan di Papua Barat ini,” tandas Heatubun. [K&K-R2]

Dibaca 126 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX

Trending Topik