Karyawan FUM Ditemukan Tewas di Kamar | Pasific Pos.com

| 19 June, 2019 |

Korban saat dievakuasi. Korban saat dievakuasi.

Karyawan FUM Ditemukan Tewas di Kamar

Kriminal Penulis  Rabu, 12 Jun 2019 17:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Seorang karyawan PT. Fajar Utama Mandiri (FUM) bernama Lucky Mamirimbing (40) bekerja sebagai bagian logistik ditemukan meninggal dunia didalam kamar tidurnya, Rabu (12/6) sekira pukul 10.00 Wit.

Korban yang baru bekerja di PT FUM sejak 4 bulan lalu ditemukan meninggal setelah rekannya kerjanya Paul disuruh untuk membangunkan korban di kamar dengan cara mengetuk pintu berulang kali akan tetapi korban tidak kunjung membuka pintu. Merasa curiga ia beranikan diri untuk mengintip korban melalui celah pintu kamar dan mencium aroma bau bangkai yang berasal dari dalam kamar.

Semakin penasaran selanjutnya, ia berinisiatif untuk melihat kondisi korban dengan memanjat tangga dan melihat korban dalam posisi tengkurap selanjutnya ia memanggil temanya untuk membuka pintu dengan cara di dobrak dan memastikan kondisi korban yang mana korban sudah tidak bernyawa.

Mengetahui rekannya meninggal, selanjutnya rekan-rekannya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian, dan selanjutnya di respon oleh tim Inafis Sat Reskrim Polres Mimika dan Unit Reskrim Polsek Miru untuk melakukan olah TKP.

Usai melakukan olah TKP, selanjutnya pihak Kepolisian berkoordinasi dengan RSUD Mimika untuk mengevakuasi korban ke kamar jenazah untuk selanjutnya di lakukan visum.

Sementara itu Wakapolsek Miru Iptu Ranno P ketika ditemui dilokasi kejadian mengatakan, dugaan sementara karena sakit, namun untuk memastikannya harus ada keterangan dari pihak RSUD Mimika, namun berdasarkan keterangan saksi bahwa dokter telah menginstruksikan kepada korban agar tidak mengkonsumsi sembarang obat atau mengkonsumsi miras.

"Iya sepertinya dia sakit, berdasarkan informasi dari rekan-rekan kerjanya memang dokter sudah melarang dia untuk tidak minum obat sembarang terus minum," kata Wakapolsek Miru Iptu Ranno P ketika ditemui di TKP, Rabu (12/6).

Hal tersebut diperkuat dengan adanya informasi yang diterima bahwa pada senin malam korban sempat mengkonsumsi miras, setelah itu korban sempat keluar dari kediamannya dan sempat dilihat oleh security yang bertugas pada malam itu, namun belum dipastikan korban pulang jam berapa.

"Ada informasi kemarin itu mereka masih minum-minum, dan senin malam sempat korban keluar cuma baliknya tidak tahu jam berapa," ungkapnya.

Hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun dilokasi kejadian tim inafis melihat adanya cairan dan darah yang keluar dari mulut korban.

Tadi ditemukan jam 10 lewat, setelah kita dapat informasi langsung kita respon kesini dan kita cek secara fisik tidak ada tanda-tanda kekerasan dia mengeluarkan cairan dan muntah darah, untuk memastikan dia sakit juga belum bisa dipastikan kareba hanya dokter yang bisa memastikannya dengan visum.

Sementara itu Humas RSUD Mimika Lucky Mahakena ketika dihubungi mengatakan, saat ini korban susah berada di kamar jenazah dan masih menunggu petunjuk dari Kepolisian untuk melakukan visum.

"Iya, jenazah sudah ada di kamar jenazah dan tinggal tunggu untuk visum," kata Lucky. (Ricky).

Dibaca 30 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.