Rawat Sikap Toleransi, Semuwa Group Gelar Jalan Santai Antar Umat | Pasific Pos.com

| 23 October, 2019 |

Pimpinan PT. Semuwa Group, H. Wagus Hidayat saat diwawancarai oleh awak media di ruang kerjanya, Jumaat (31/5) siang. Pimpinan PT. Semuwa Group, H. Wagus Hidayat saat diwawancarai oleh awak media di ruang kerjanya, Jumaat (31/5) siang.

Rawat Sikap Toleransi, Semuwa Group Gelar Jalan Santai Antar Umat

Kabupaten Jayapura Penulis  Sabtu, 01 Jun 2019 23:53 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – PT. Semuwa Group sebagai salah satu pihak swasta di Kabupaten Jayapura berencana pada hari Sabtu 1 Juni 2019 sekitar pukul 15.00 WIT bakal menggelar jalan santai yang diikuti oleh semua kelompok, suku, agama dan ras sebagai wujud merawat sikap toleransi antar sesama umat beragama.

Pimpinan PT. Semuwa Group, H. Wagus Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya, Jumaat (31/5) siang mengatakan, jalan santai tersebut juga dilaksanakan dalam rangkah memperingati berdirinya PT. Semuwa Group selama 11 tahun.

Selain itu, pihaknya juga telah mengajak kerjasama Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk bersama-sama melakukan jalan santai. Sebab, jalan santai digelar bertepatan dengan perayaan hari Kesaktian Pancasila dan tiga tahun berdirinya Kabupaten Jayapura sebagai zona integritas kerukunan umat beragama.

“Kami juga berencana akhir dari kegiatan jalan santai, kami akan memberikan zakat kepada para pribadi yang berhak mendapatkannya,” ujar Dayat.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki oleh Kaupaten Jayapura merupakan modal dalam membangun daerah. Artinya, semua pihak yang berkompeten dapat dilibatkan untuk membangun daerah tanpa mempersoalkan suku, ras dan agama.
Dikatakan, sebagai pihak swasta, PT. Semuwa Group sangat mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk menjadikan derah ini sebagai zona integritas kerukunan antar umat beragama.

“Peserta yang kami targetkan untuk ikut jalan santai berkisar 1000 orang bahkan lebih. Kami mengundang, bukan saja kalangan tertentu tetapi semua kalangan, supaya ada kesan jika perbedaan adalah bagian yang patut untuk diterima,” ungkapnya.

Dibaca 116 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.