Wagub : Stok Barang Kebutuhan Pokok Cukup | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Wagub : Stok Barang Kebutuhan Pokok Cukup

Papua Barat Penulis  Jumat, 31 Mei 2019 21:04 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani meminta untuk tidak terlalu khawatir dan panik terhadap stok barang kebutuhan pokok menghadapi hari raya Idul Fitri ini.

Menurut Lakotani, saat membuka pasar murah yang dilaksanakan Tim Pengendalian Infrasi Daerah di Eks Mapolda Papua Barat, Rabu (29/5) pemerintah akan selalu berupaya agar stok barang kebutuhan pokok tersedia, sehingga tidak terjadi gejolak harga yang merugikan masyarakat.

Lakotani mengatakan, pasar murah yang diikuti 6 distributor dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menghadapi hari raya Idul Fitri.

“Saya sampaikan bahwa bapak-ibu tidak usah terlalu khawatir mengadapi Lebaran karena ketersediaan sembako itu dari laporan-laporan beberapa saat yang lalu ada kunjungan dari Kantor Staf Kepresidenan dan Kementerian Perdagangan sudah melakukan operasi pasar, semua bahan pokok itu diperkirakan stok cukup sampai Lebaran bahkan setelah Lebaran juga cukup,” ujarnya.

Untuk itu, masyarakat tidak perlu panic. Sebab, jika panik dan membeli dalam jumlah besar, di situlah pengecer bisa memainkan harga. Begitupun ketersediaan daging. Berdasarkan informasi dari Bank Indonesia bahwa sudah ada suplai kebutuhan daging, sehingga daging juga tersedia dengan cukup.

Ditanya kemungkinan terjadi kenaikan harga. Menurutnya, merupakan sesutau yang biasa karena berlaku hukum pasar. Namun, kata dia, pemerintah berusaha mengendalikan supaya barang kebutuhan tetap tersedia, sehingga harga juga tidak terlalu bergejolak dan memberatkan masyarakat.

“Sampaikan kepada saudara-saudara, masyarakat yang lain yang tidak sempat datang, tidak perlu khawatir, tidak perlu panik untuk menghadapi Lebaran. Yakin, pemerintah tidak menutup mata, pemerintah akan berusaha untuk menyiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat,” tegasnya.

Pasar murah dilaksanakan tiga hari, 29 – 31 Mei 2019. Oleh karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan itu dengan baik untuk berbelanja barang kebutuhan pokok untuk menghadapi Lebaran.

Ketua Panitia pasar murah, Voni Rumadas mengatakan, harga kebutuhan bahan pokok semakin hari mengalami peningkatan, apalagi menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan. Hal tersebut sangat memberatkan masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

Oleh karena itu, pemerintah bertanggung jawab menjaga stabilitas harga melalui sejumlah cara, salah satunya melalui pasar murah. Pelaksanaan pasar murah, diharapkan ketersediaan stok dan harga bahan pokok terjaga menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala BI Perwakilan Papua Barat, Ketua Tim Satgas Pangan Papua Barat, Kepala Bulog Sub Divre Manokwari, para distributor, dan pimpinan organisasi terkait lainnya. (BNB-R3)

Dibaca 114 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.