Dishub Papua Rapat Penanganan Arus Mudik 2019 | Pasific Pos.com

| 17 September, 2019 |

Dishub Papua Rapat Penanganan Arus Mudik 2019

Info Papua Penulis  Senin, 27 Mei 2019 22:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,-  Menjelang mudik lebaran tahun 1440 Hijriyah, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perhubungan menggelar rapat koordinasi membahas kesiapan seluruh operator penerbangan di Jayapura dan buka puasa bersama, Senin (27/6) bertempat di ruang rapat Dinas Perhubungan Papua.

Kepala Dinas Perhubungan Papua, Ricky Ambrauw, kepada wartawan mengatakan, rapat koordinasi ini untuk memastikan kesiapan maskapai penerbangan dan kapal.

 "Jadi memang rapat ini titik beratnya kita mengecek harga tiket khususnya Jayapura - Jakarta yang mengalami kenaikan hingga dari harga normal, dan himbauan pemerintah diturunkan 15 persen, dan kami sudah cek, harga tiket di Jayapura masih normal sesuai aturan yang berlaku," kata Ricky.

Dikatakan, walaupun dari laporan operator penerbangan harga tiket sudah sesuai aturan Tarif Batas Atas, pihaknya akan terus mengawasi, mengendalikan serta menjaga kestabilan harga tiket untuk rute penerbangan baik didalam Papua maupun ke luar Papua.

Jadi, laporan Garuda Indonesia sebelumnya Jayapura-Jakarta Rp 6 juta lebih sekarang hanya Rp 5 juta, dan tahun ini wilayah Papua tidak ada penambahan Extra Flight bagi semua penerbangan, jumlah penerbangan saat ini sudah cukup untuk melayani masyarakat Papua yang akan mudik lebaran," ucapnya.

Ricky menambahkan, tingginya harga tiket pesawat, berdampak pada transportasi laut di wilayah Papua. Dimana, dari Laporan yang diterimnya, banyak masyarakat pemudik beralih menggunakan moda transportasi laut.

“ Saat mudik tahun ini, pasti ada kenaikan pengguna moda kapal laut, dan Pelni siapkan 6 armada dan sudah disiapkan sejak awal bulan Mei lalu," katanya.

Dengan demikian, katanya, diprediksi sebanyak 11 ribu penumpang yang akan mudik lebaran yang akan keluar dari pelabuhan di wilayah Papua.  

"untuk transportasi laut untuk puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 28 Mei. Jadi memang arus mudik dengan Kapal Pelni tahun ini meningkat,"  tambahnya.

Dibaca 125 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.