KPK Dorong Pemda di Papua Tingkatkan PAD | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

Rapat Koordinator Optimalisasi Pendapatan Daerah Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Papua. Rapat Koordinator Optimalisasi Pendapatan Daerah Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Papua.

KPK Dorong Pemda di Papua Tingkatkan PAD

Info Papua Penulis  Kamis, 23 Mei 2019 20:54 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong agar seluruh kabupaten/kota di Papua bisa meningkatkan pendapatan daerah dan dan retribusi sesuai potensi dan karakteristik daerah masing-masing.

Hal itu ditegaskan Koordinator Wilayah VIII KPK, Adlinsyah Malik Nasution dalam kegiatan Rapat Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Papua, Kamis, 23 Mei 2019.

Adlinsyah mengatakan, pengoptimalan pendapatan pajak daerah sudah merupakan bagian tematik daripada program yang KPK akan dorong. Hanya saja masing-masing daerah memiliki masalah berbeda, yang mana ada level provinsi dan kabupaten/kota.

Kalau untuk provinsi, ada pajak kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, sedangkan mata pajak kabupaten/kota cukup banyak, yang mana sesuai dengan potensi yang ada di masing-masing daerah.

Oleh karena itu, KPK selalu minta provinsi, kabupaten dan kota untuk terus mengoptimalkan pendapatan pajak daerah.  Agar optimal, ia mengusulkan agar pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Papua perlu melibatkan Kantor Pajak.

Selian itu, potensi yang ada perlu dikembangkan sendiri, karena ada wilayah-wiayah perkotaan yang bisa dioptimalkan penerimaannya, atau ada wilayah yang bisa diarahkan ke arah komersial. "Intinya, kita sudah harus membuat zona-zona potensi yang ada, karena jika tidak maka kita akan terus merasa tidak akan bisa mengoptimalkan sesuatu," ujarnya.

Sementara Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, mengatakan peningkatkan pendapatan daerah khususnya yang bersumber dari pajak daerah dan retribusi darah perlu dilakukan, guna mengurangi tingkat ketergantungan terhadap pemerintah pusat.

"Bila kita melihat penerimaan pendapatan daerah, khususnya yang bersumber dari PAD dan PBB-P2 berpotensi besar dalam mendukung pembiayaan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan daerah. Untuk itu, perlu dioptimalkan sebaik mungkin," kata Klemen.

Dikatakan, perlu adanya penyusunan target pendapatan daerah di setiap tahunnya secara cermat dan teliti, sehingga menghasilkan perencanaan yang akurar dan realitas. Namun kata ia, semua itu memerlukan kerja keras, kreativitas serta inovasi. "Tentu dengan komitmen tinggi dan persepsi yang sama, serta didukung dengan kerja keras, pasti akan dapat merealisasikan rencana pendapatan daerah, sehingga dapat mendorong pembangunan daerah," ujarnya.

Dibaca 121 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX