Mulai Tahun 2021, Kemenkominfo Bangun Internet di Desa dan Sekolah | Pasific Pos.com

| 17 September, 2019 |

Mulai Tahun 2021, Kemenkominfo Bangun Internet di Desa dan Sekolah

Papua Barat Penulis  Rabu, 22 Mei 2019 10:37 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Mulai tahun 2021, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan membangun jaringan internet untuk desa/kampung dan sekolah. Dengan pembangunan jaringan internet di desa/kampung dan sekolah, maka beban pemerintah daerah dalam hal konektivitas teknologi informasi menjadi berkurang.

Kepala Dinas Persandian, Komunikasi dan Informatika (Dinas Persandian dan Kominfo) Kabupaten Manokwari, Bondan Prakoso menuturkan, sesuai instruksi dari Kemenkominfo, Dinas Persandian dan Kominfo tidak sembarangan dalam merencanakan pembangunan infrastruktur, karena dikhawatirkan memboroskan APBD.

“Jadi, sejauh ini apa yang dibangun Dinas Kominfo Manokwari tidak keluar dari apa yang sudah menjadi petunjuk Kemenkominfo. Demikian halnya juga mengenai internet baik untuk sekolah dan desa/kampung,” kata Bondan kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (21/5).

Menurutnya, desa atau kampung memerlukan konektivitas internet untuk penggunaan aplikasi Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) terkait penggunaan Dana Desa. Sejauh ini, kata dia, pihaknya baru mencanangkan konektivitas internet sampai ke distrik.

Namun, lanjutnya, mulai tahun 2021Kemenkominfo akan membangun internet desa dan sekolah. Untuk itu, Dinas Kominfo di daerah dilarang memprogramkannya karena dikhawatirkan akan terjadi tumpang tindih.

“Sesuai rencana Kemenkominfo yang disampaikan pada Februari lalu pada Forum SPBE (Sistem Pemerintahan  Berbasis Elektronik), bahwa ke depan akan seperti itu. Oleh karena itu, kami merasa belum menyalahi itu karena baru sampai titik distrik,” tegasnya.

Selama ini, kata Bondan pihaknya mengharapkan penginputan sistem keuangan desa di kantor distrik. Namun, pemda berterima kasih karena dengan rencana Kemenkominfo itu sangat membantu meringankan beban pemda dalam hal konektivitas teknologi informasi terkait layanan publik.

“Jadi itu juga akan memudahkan pemerintah desa/kampung dalam melaporkan penggunaan Dana Desa. Sekarang semua serba IT, online, dan serba konek ke pusat, jadi apa pun yang dilakukan orang daerah, pemerintah dearah, sudah dapat diakses oleh orang pusat,” tandasnya. (BNB)

Dibaca 113 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.