Megah, Gedung Gereja Jemaat Kairos Ditargetkan bisa Menampung Seribuan Jemaat | Pasific Pos.com

| 25 June, 2019 |

Megah, Gedung Gereja Jemaat Kairos Ditargetkan bisa Menampung Seribuan Jemaat

Papua Barat Penulis  Rabu, 22 Mei 2019 10:32 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Gedung Gereja jemaat Kairos, gereja Kema Injili (Kingmi) di Tanah Papua yang berada di Swapen Perkebunan Manokwari diharapkan akan menjadi gereja dengan gedung yang megah dan bisa menampung 1.000 jemaat.

Harapan itu disampaikan Ketua Panitia Pembangunan Gereja Jemaat Kairos Kingmi di Tanah Papua Jemy Pigome karena direncanakan Papua Barat akan menjadi tuan rumah konferensi Sinode Kingmi di Tanah Papua dalam rangka pemilihan Ketua Sinode Kingmi di Tanah Papua.

Pigome saat peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja mengatakan, untuk mendukung pembangunannya pihaknya akan membuat proposal pembangunan. Apalagi, Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan telah merestuinya supaya pada TA 2020 bisa mendapatkan bantuan Pemprov Papua Barat.

Selama ini, kata dia, untuk peletakan batu pertama pembangunan dananya bersumber dari swadaya warga jemaat Kairos. “Karena rencananya Papua Barat akan menjadi tuan rumah konferensi sinode Kingmi di Tanah Papua maka harus mendapatkan dukungan supaya fasilitas ibadah lebih memadai,” ujar Pigome.

Diakui dia, selama ini fasilitas untuk beribadah masih terbatas, sehingga jumlah jemaat yang kian bertambah, tidak terlayani oleh fasilitas yang ada.

“Jumlah warga jemaat semakin banyak, rencana kita, gedung ini dapat menampung sekitar 1.000 umat untuk pelaksanaan kegiatan konferensi Sinode Kingmi di Tanah Papua,” sebut dia kepada wartawan di halaman gedung gereja Kairos.

Ia menambahkan, sesuai rencana anggaran pembangunan (RAP) gedung gereja akan membutuhkan anggaran sebesar Rp. 7 Miliar lebih. Untuk itu, pembangunannya akan dilakukan secara bertahap dan ada usaha-usaha dana yang dilakukan berbagai pihak. “Kami percaya bahwa ada anak-anak Tuhan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang telah bersedia membantu kita untuk membangun gedung gereja ini dapat membantu sesuai dengan waktu yang telah disepakati,” tukasnya.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dalam sambutannya pada peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja jemaat Kairos, Gereja Kema Injili (Kingmi) di Tanah Papua, Selasa (21/5) mengatakan, sebenarnya pembangunan gedung gereja jemaat Kairo telah dimulai sejak tahun 1995, lima (5) tahun sebelum dirinya menjabat sebagai Bupati Manokwari.

“Dulu daerah ini masih hutan. Kalau sekarang kita lihat dari kontruksi bangunan sudah tidak sesuai dengan perkembangan, situasi dan kondisi yang ada. Sementara perkembangan jemaat setiap tahun bertambah. Ada yang lahir, ada yang datang dengan demikian jemaat ini bertambah, maka jemaat ini menyusun program pembangunan gedung gereja dan pasti Tuhan menjawab pergumulan warga jemaat ini. Berharap, pembangunan gedung gereja ini diselesaikan tepat waktu,” harap Mandacan seraya mengapresiasi warga jemaat Kingmi di Tanah Papua khususnya di Manokwari Papua Barat yang selalu mendukung dalam doa.

Pada kesempatan ini, Mandacan juga mengajak jemaat untuk memuji Tuhan, karena pesta demokrasi 17 April telah berjalan lancer dan tinggal menunggu KPU RI menetapkan hasilnya.

“Puji Tuhan, pemilu 17 April 2019 lalu sudah berjalan lancar, aman, dan tinggal hari ini, KPU RI akan memutuskan dan menetapkan baik calon anggota DPR-RI, DPRD-Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, DPD-RI, calon presiden dan calon wakil presiden periode 2019-2024. Kita semua sudah ikut perkembangan yang ada, tapi melalui kesempatan ini saya mengajak kita semua, mari kita berdoa untuk Indonesia, Tanah Papua, Papua Barat, dan Manokwari agar daerah ini tetap aman dan kondusif,” ajak Mandacan. [FSM-R3]

Dibaca 56 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.