Kapolda Papua Berikan Apresiasi Kepada Kementerian PUPR | Pasific Pos.com

| 14 November, 2019 |

Kapolda Papua menghadiri kegiatan peletakan  batu pertama. Kapolda Papua menghadiri kegiatan peletakan batu pertama.

Kapolda Papua Berikan Apresiasi Kepada Kementerian PUPR

Kota Jayapura Penulis  Senin, 20 Mei 2019 22:16 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Kapolda Papua Brigjen Pol Drs. Rudolf A Rodja menghadiri kegiatan Peletakan batu pertama pembangunan rumah susun mako brimobda papua dan Polres Jayapura serta rumah susun Pemprov Papua dalam mendukung dan mensukseskan PON XX  Tahun 2019 Prov Papua pada Jum'at (17/5/2019).

Kegiatan tersebut berlangsung bertempat di Jalan Raya Sentani-Depapre, belakang kompi senapan.

"Saya dalam PON koordinator atau kepala bidang kesehatan, pada dasarnya bidang kesehatan kalau menyiapkan tenaga dan yg lain kami siap cuma yang kurang perumahan, sehingga itu sudah di jawab oleh Dirjen perumahan khusus, pada bulan maret Tahun lalu dan tahun ini  sudah di bangun, mewakili pemerintah provinsi kami mengucapkan terima kasih." ujar Kepala Dinas Provinsi Papua, drg. Aloysius Giay.

"Kita harus bersatu sama sama untuk mensukseskan PON. Bagi saya sebagai pemimpin di wilayah, PON ini adalah kesempatan mas karena  ada beberapa manfaatnya yaitu, Semua harus berperan aktif dalam mensukseskan PON, itu tidak bisa sukses kalau semua tidak bergerak. Bulan Januari semuanya harus siap pertaruhkan NKRI di atas tanah Papua. Kita harus sukses prestasi. Memperkenalkan SDM, terutama budaya papua yg belum di kenal luas. Meningkatkan potensi pariwisata di papua, kita pergunakan moment PON untuk mengisi kekurangan kita," lanjutnya.

Kapolda Papua mengatakan, PUPR memberikan rumah cuma-cuma kepada anggota Polri ini sangat luar biasa. "Saya baru bertugas di Papua selaku Kapolda baru 2 minggu tetapi bukan orang baru saya disini berkali-kali berkali keempat saya bertugas di Tanah ini," ujar Kapolda.

Pihaknya menyampaikan bahwa dari jumlah total 11.000 anggota di seluruh tanah Papua kurang lebih 30 persen anggota mendapat rumah dinas, sehingga  masih sekitar 7.000 orang yang masih indekost, kemudian kontrak rumah dan sebagainya.

"Ini semua akan berakibat kepada kinerja nya mereka di saat di tanah Papua ini harga-harga barang mahal dia juga harus memikirkan untuk membayar kontrakan dan sebagainya. Jadi anggota tidak sempat untuk menabung berpikir untuk kebutuhan sandang pangan papan agar bisa tercukupi dan lain-lain," kata Kapolda.

Dengan adanya rumah susun yang nantinya telah selesai pun yang akan di serahkan  kepada anggota polri, selaku Kapolda Papua memberikan apresiasi penghargaan yang tinggi kepada Kementerian PUPR yang begitu perhatian terhadap anggota Polri.

"Kami berharap bukan hanya di Jayapura kota dan kab Jayapura saja masih banyak anak-anak kami yang ada di gunung ada di lembah yang sekarang ini mereka melihat kalau di Jayapura bisa mudah-mudahan di Asmat bisa, Yahokimo juga diberikan, di Puncak Jaya juga diberikan. Karena mereka sangat sangat berharap perumahan yang layak buat mereka dan saya yakin itu pasti akan terelalisir," imbuhnya

Dalam PON nanti harus ada prestasi harus memperkenalkan budaya Papua dan stakeholder semua kalau berpikirnya seperti Kepala Dinas Kesehatan Saya yakin pasti akan berhasil. Namun kita masih menunggu misalnya di sektor keamanan yang dibidangi oleh Polda sampai hari ini belum pernah ada rapat dengan PB PON, perlu adanya rapat antar instansi untuk mempersiapkan pelaksanaan PON XX.

"Mungkin dinas pariwisata berpikir bagaimana saya mengenalkan Wamena bagaimana saya mengenalkan yahukimo dan lain-lain, bukan hanya Kota Jayapura atau Kab jayapura saja semuanya harus di kenalkan untuk mengubah image Papua di mata masyarakat Indonesia," katanya.

Sementara itu, Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR, Ir M. Hidayat MM mengatakan rumah adalah kebutuhan pokok nomor 3 manusia setelah sandang pangan pada saat ini rumah tidak hanya untuk berteduh atau berlindung dari marabahaya tetapi merupakan tempat mulainya pendidikan untuk anak-anak kita ke depan.

"Dengan demikian harusnya kita memulai kehidupan di suatu perumahan yang layak huni bersih dan sehat. Pada saat ini Kementerian PUPR telah mencurahkan segenap tenaga untuk membangun infrastruktur, itu  pada dasarnya bukan untuk bermegah-megahan tetapi untuk mengejar ketertinggalan," tutupnya. (Zulkifli)

Dibaca 129 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX