Polsek Depapre Patroli Sambil Sosialisasikan Tolak Pungli dan Hoax | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Salah satu anggota Polsek Depapre saat berfoto dengan masyarakat Kampung Dormena. Salah satu anggota Polsek Depapre saat berfoto dengan masyarakat Kampung Dormena.

Polsek Depapre Patroli Sambil Sosialisasikan Tolak Pungli dan Hoax

Kabupaten Jayapura Penulis  Senin, 20 Mei 2019 22:13 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI- Kepolisian Sektor (Polsek) Depapre dalam hal ini Regu jaga 1 polsek Depapre yang di pimpin Bripka Paskah Simanjuntak, sambil melaksanakan patroli juga melakukan sosialisasi tolak pungli dan anti hoax di Kampung Dormena, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Senin (20/5) pagi.

Kegiatan patroli yang dirangkai dengan sosialisasi tersebut ternyata rutin dilakukan di sekitaran wilayah hukum Polsek Depapre.

"Ya benar. jadi sambil melaksanakan patroli agar masyarat nyaman dengan kehadiran polisi, kita juga melaksanakan sosialisasi tentang Anti Hoax dan Tolak Pungli.Yang mana kegiatan ini merupakan rutinitas seluruh anggota kita dilapangan ”kata Kapolsek Depapre, Ipda. Usriyanto SE saat menjawab pertanyaan wartawan terkait penanganan pungli dan berita bohong (hoax) diwilayah hukum Polsek Depare, Senin (20/5) sore.

Dirinya menjelaskan, sosialisasi ini tentunya bertujuan agar masyarakat lebih memahami dan tidak ikut serta dalam menyebarkan berita - berita bohong serta harus selektif dalam menerima suatu berita.

"Dan juga masyarakat berperan aktif dalam pemberantasan pungli, apabila ditemukan oleh masyarakat bisa langsung melaporkan ke pihak kepolisian untuk di tindak lanjuti,"imbuhnya.

Ditegaskan Usri, masyarakat yang menerima dan pemberi bisa sama-sama di proses sesuai hukum yang berlaku apabila ditemukan pihaknya.

"Jadi kita tegas, jika kita temukan ya kita tindak sesuai dengan aturan dan UU yang berlaku,"pungkas Usri yang pernah menjadi Kasie Propam Polres Jayapura.

Dibaca 93 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.