Bupati:”Perlu Upaya Tingkatkan Minat Baca” | Pasific Pos.com

| 25 June, 2019 |

Bupati saat membuka lomba  di hadapan anak-anak (foto:iis) Bupati saat membuka lomba di hadapan anak-anak (foto:iis)

Bupati:”Perlu Upaya Tingkatkan Minat Baca”

Papua Selatan Penulis  Senin, 20 Mei 2019 12:50 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M.Si mengemukakan bahwa perlu ada upaya-upaya untuk meningkatkan minat baca dan lain sebagainya terkait dengan kegiatan yang meliteralisasi,  bagaimana menghubungkan program-program hingga meningkatkan minat baca menjadi lebih baik. Pasalnya,  Kabupaten Merauke memiliki IPM yang cukup terbatas hanya 56,68% dan ini berarti masih berada di bawah rata-rata. Sebab belum sampai 60% atau 70%,  padahal Merauke merupakan kabupaten induk.  “Terima kasih kepada seluruh pengelola TK dan PAUD karena selama ini sudah sangat sabar dalam mendidik. Sebab mendidik orang yang masih sulit membaca dan menulis bukan hal mudah.

Ini juga menjadi tanggung jawab Pemda karena harus diakui terjadi kemunduran dalam hal gemar membaca,”terangnya saat membuka lomba cerita rakyat tingkat TK, PAUD dan SD dan launching ‘Gerakan Merauke Membaca dan Mobil Perpustakaan Keliling dalam dalam rangka Hari Buku Nasional di halaman kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Jumat lalu. Menurutnya perlu keseriusan dalam gerakan anak membaca  dan harus ada kurikulum atau program yang dimulai dari tingkat PAUD dan TK sehingga benar-benar dimulai dari bawah. Sejumlah lembaga pendidikan saat ini banyak mengelola lembaga-lembaga pendidikan termasuk dari tingkat bawah, contohnya YPK, YPPK dan Yapis.

Lebih lanjut bupati menjelaskan, setiap tahun lulusan yang dihasilkan rata-rata hingga ribuan orang dan masih ada yang nilainya sangat memprihatinkan. Oleh karena itu dengan dilaksanakannya lomba cerita rakyat diharapkan dapat merangsang literasi dari anak-anak untuk bisa mengikuti lomba. Dalam rangka Hari Buku Nasional, Pemda melalui Perpusda melakukan kegiatan yang diambil dari dana DIPA dimana fokus utama adalah cerita-cerita rakyat di tingkat TK, PAUD dan SD. Bahkan pihaknya bersedia memberikan hadiah bagi pemenang khusus untuk juara 1, 2 dan 3. Ia juga meminta kepada lulusan yang berasal dari sekolah-sekolah, baik SMP  dan SMA dan untuk dapat menyumba ngkan minimal satu buku cerita di perpustakaan. Jika jumlah buku sudah semakin banyak maka akan dibangun gedung perpustakaan yang lebih besar lagi.

Dibaca 80 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.