Tim SAR Upayakan Pencarian 10 Orang Hilang Saat Mencari Kepiting | Pasific Pos.com

| 25 August, 2019 |

tim Pencarian dan Pertolongan Timika melakukan pencarian terhadap 10 orang yang hilang tim Pencarian dan Pertolongan Timika melakukan pencarian terhadap 10 orang yang hilang

Tim SAR Upayakan Pencarian 10 Orang Hilang Saat Mencari Kepiting

Kriminal Penulis  Senin, 20 Mei 2019 10:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melakukan pencarian terhadap 10 orang warga setelah adanya laporan seorang warga bernama Kornelis Kamarace (50) yang mana sejak 6 Mei lalu dua longboat yang membawa 10 orang untuk mencari kepiting di muara Agimuga menggunakan 2 buah longboat 15 PK, namun hingga saat ini tidak kunjung pulang.

Warga yang pergi mencari kepiting di muara Agimuga direncanakan akan kembali pada tanggal 12 Mei lalu, namun hingga saat ini tidak kunjung pulang dan belum dipastikan keberadaannya.

Mendapat laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika memberangkatkan Tim Rescue menggunakan 1 unit LCR dan 2 unit Long Boat menyisir dan menuju Agimuga 2 untuk melakukan pencarian.

Berikut daftar nama-nama korban yang pergi mencari kepiting sejak tanggal 6 Mei lalu dan belum dipastikan keberadaannya, Titus, Yohanes, Niko, Theo, Korenelis, Apol, Yance, Maria, Agustus, Yan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Monce Broery mengatakan upaya pencarian setelah adanya laporan warga bahwa sejak tanggal 6 Mei lalu sepuluh orang warga yang mencari kepiting di muara Agimuga tidak kunjung pulang. Sekitar pukul 12.00 Wit, pihaknya melakukan konsolidasi dan mengirimkan sebanyak 10 personel Pencarian dan Pertolongan ke TKP untuk melakukan pencarian.

"Iya kami dapat laporan dari keluarga korban kalau keluarganya pergi mencari kepiting tapi belum kembali sampai sekarang," kata Monce ketika di hubungi melalui sambungan telpon WhatsApp, Jumat (17/5).

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya belum melibatkan pihak TNI Polri dalam melakukan pencarian. Sebab, ada dua kemungkinan, yang mana karena mencari kepiting sehingga belum kembali, begitu juga kehabisan bahan bakar minyak.

Kendati demikian, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak TNI Polri apabila proses pencarian membutuhkan personel dan alutsista yang lebih.

"Bisa saja karena mereka belum kembali, bisa juga karena BBM habis," jelasnya.

Ia juga menambahkan, proses pencarian akan dilakukan selama 7 hari kedepan.

"Sesuai SOP, proses pencarian selama 7 hari," tambahnya. (Ricky).

Dibaca 93 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.