Jenazah Pratu Kasnun Korban Penembakan Diterbangkan ke Kampung Halaman | Pasific Pos.com

| 19 June, 2019 |

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi. Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi.

Jenazah Pratu Kasnun Korban Penembakan Diterbangkan ke Kampung Halaman

Kriminal Penulis  Selasa, 14 Mei 2019 19:37 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA -  Jenazah Pratu Kasnun  prajurit Satgas YR 321/GT yang menjadi korban dalam insiden kontak tembak dengan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga, akhirnya diterbangkan ke kampung halamannya di Aceh, Selasa (14/5) pagi.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Muh Aidi menerangkan jenazah Pratu Kasnun  diterbangkan menggunakan Pesawat Garuda dari Timika tujuan Aceh untuk selanjutnya disemayamkan oleh pihak keluarga.

"Pagi tadi sekitar pukul 11.00 WIT jenazah sudah kami terbangkan dari Timika transit Jakarta dan selanjutnya ke  Aceh. Di sana pihak keluarga dan Anggota satuan kewilayahan sudah menunggu kedatangan jenazah Pratu Kasnun," ungkapnya ketika di temui di Kodam XVII Cenderawasih, Selasa (14/5) siang.

Ia menerangkan, almarhum Pratu Kasnun  meninggal dunia dalam perjalanan guna mendapatkan perawatan medis usai terkena tembak di punggung kiri hingga tembus dibagian bahu kiri depan.

"Korban kehabisan darah saat hendak mendapatkan pertolongan pertama ketika tertembak. Selanjutnya korban dievakuasi dari Nduga menggunakan heli Asian One PK-LTA," terangnya.

Sementara itu perlu diketahui Kontak tembak antara TNI dan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) kembali lagi terjadi Distrik Mugi Kabupaten Nduga, Senin (13/5) pagi

Menurut data yang dihimpun kontak tembak TNI dari Satgas YR 321/GT dengan kelompok separatis pimpinan Egianus Kogoya terjadi ujung bandara Mugi, pukul 09.00 WIT.

Dalam insiden itu satu prajurit TNI atas nama Pratu Kasnun tewas usai terkena  tembakan dibagian  punggung kiri hingga tembus dibagian bahu kiri depan.

Dibaca 116 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX