Jam Kerja ASN Papua Berkurang 30 Menit Selama Puasa | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Sekda Papua, Hery Dosinaen. Sekda Papua, Hery Dosinaen.

Jam Kerja ASN Papua Berkurang 30 Menit Selama Puasa

Info Papua Penulis  Minggu, 12 Mei 2019 22:13 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua berkurang 30 menit selama bulan puasa.

Jika pada hari biasa mulai kerja dari Pukul 07.30 hingga 15.00 WIT, kini menjadi 08.00 - 15.00 WIT.  Selain itu, waktu istirahat pegawai selama bulan puasa pada Senin sampai dengan Kamis adalah Pukul 12.00 hingga 12.30. Sedangkan untuk Jumat mulai Pukul 11.30 hingga 12.30 WIT.

"Saya berharap, dengan adanya perubahan jam kerja ini, para pegawai di Pemprov Papua tidak bermalas-malasan. Tetapi tetap terus bekerja untuk memberi pelayanan terbaik kepada warga Papua," kata Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen, Minggu, 12 Mei 2019.

Menurutnya, penetapan jam kerja pada bulan Ramadan 1440 Hijriah di Papua berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 394 Tahun 2019, tertanggal 26 April 2019.

"Terkait ini kami sudah jelaskan melalui surat edaran pemerintah provinsi Nomor 451/4934/SET kepada masing-masing OPD di lingkungan pemerintah Papua," ujarnya.

Meskipun demikian, Sekda Hery Dosinaen tetap mengimbau kepada seluruh pegawai untuk tidak bermalas malasan saat bekerja di bulan Ramadan.

"Seorang ASN dituntut harus mengedepankan profesionalitas kerja sebagai abdi negara yang tujuannya melayani masyarakat. Meski begitu, ada waktu istirahat khusus yang disediakan bagi pegawai yang berpuasa," katanya.

Agar tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negera berjalan maksimal, Hery meminta para pegawai yang berpuasa untuk pintar-pintar menjaga kesehatan dan tak berlebihan beraktivitas diluar jam kerja.

"Saya harap pegawai yang menjalankan ibadah puasa menjaga kondisi tubuh, istirahat cukup dan beraktivitas sesuai kebutuhan. Supaya energi untuk bekerja tetap terjaga," ujarnya.

Dibaca 145 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.