Anak Yang Lompat Dari Tatamailau Ditemukan Tewas | Pasific Pos.com

| 16 November, 2019 |

Petugas SAR Saat Menemukan Korban (foto:ist) Petugas SAR Saat Menemukan Korban (foto:ist)

Anak Yang Lompat Dari Tatamailau Ditemukan Tewas

Papua Selatan Penulis  Minggu, 12 Mei 2019 17:38 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Seperti diberitakan sebelumnya bahwa korban an. Willem Sagare (14 th) dilaporkan tenggelam sejak Kamis, 9 Mei lalu dan baru dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Jumat lalu.  Korban diketahui melompat dari atas KM. Tatamailau untuk berenang di sungai Maro. Namun korban tidak kuat melawan kuatnya pusaran arus waktu itu hingga akhirnya tenggelam. Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tesebut lantas dievakuasi menuju RSUD Merauke untuk kemudian diserahkan pada pihak keluarga.

Untuk memastikan kebenarannya, maka dilakukan pengecekan oleh pihak keluarga yang diwakili oleh pelapor.Setelah mendapat kepastian bahwa itu adalah korban yang dicari dan setelah dilakukan serah terima kepada pihak rumah sakit maka operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur potensi yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.  Pencarian hari ke 2 (dua) baru berlangsung sekitar 30 menit, ketika tim SAR gabungan melihat sesosok tubuh tertelungkup  terdampar di tepi sungai Maro. Adalah SRU (Search and Rescue Unit) 2  yang pertama kali melihat sosok tersebut  di tepi sungai di sela-sela tanaman bakau. Kuat dugaan itu adalah  korban yang tengah dicari oleh tim SAR gabungan jika melihat ciri-cirinya.

 "Kita baru saja mulai pencarian, alhamdulillah langsung ketemu Sabtu pagi," ujar Sobirin salah satu anggota SRU 2 saat ditemui usai melaksanakan evakuasi. Korban berhasil ditemukan pada pukul 06.30 WIT  oleh SRU 2  yang menggunakan perahu karet  yang  terdiri dari personil Basarnas Merauke serta Merauke Resque Squad (MRS) pada koordinat 08?28'47.0'' S - 140?22'59.7'' E. Jarak lokasi temuan dengan lokasi awal kejadian sejauh 1,13 km.

Sesuai rencana operasi hari k dua, yang terlibat dalam pencarian hari ini antara lain potensi SAR  dari Lantamal XI Merauke, Polairud Merauke, Merauke Resque Squad, RSUD Merauke, pihak keluarga, masyarakat sekitar dan tentunya Basarnas Merauke. Sedangkan sarana air yang digunakan yakni Rigid Inflatable Boat (RIB), perahu karet serta alat pendukung lainnya.  Untuk suaca di lapangan dilaporkan cerah.

Dibaca 159 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.