Rudi: ”Penyelesaian Retribusi Bukan Ke Bapenda” | Pasific Pos.com

| 22 September, 2019 |

Rudi: ”Penyelesaian Retribusi Bukan Ke Bapenda”

Papua Selatan Penulis  Minggu, 12 Mei 2019 17:32 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kasubid Bagi Hasil Pajak dan PPL Bapenda Kabupaten Merauke, Rudy K mengemukakan bahwa untuk penyelesaian biaya retribusi terkait dengan TPU Tanah Miring bukan ke Bapenda langsung namun ke Dinas Perumahan Rakyat. Dengan demikian akan lebih memudahkan ahli waris karena semua fokus di satu pintu. Selanjutnya dinas terkait yang akan menyetor dana tersebut kepada Bapenda. Selain itu bagi warga yang tidak mampu maka sudah dijelaskan di SOP terkait bahwa terkait dengan pelayanan pemakaman sudah dibiayai oleh pemerintah.

“Tentunya dari pihak RT yang akan langsung menyampaikan surat keterangan tidak mampu dari ahli waris yang bersangkutan. Jadi memang dipilah antara yang mampu dengan yang tidak dimana untuk yang tidak mampu tidak akan dipungut biaya satu Rupiahpun. Bagi yang mampu tetap akan dikenakan biaya retribusi,”ujarnya pada sosialisasi perda pelayanan jasa umum retribusi TPU Tanah Miring di Hotel Megaria belum lama ini.  Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk struktur dan besaran tarif retribusi pelayanan pemakaman maka total tarif yang akan dibayarkan pada saat warga hendak memakamkan keluarga di TPU Tanah Miring sebesar 1.450.000.

Sebab hal ini terkait dengan daur ulang pengelolaan tanah makam dan yang dimaksud di sini adalah perpanjangan penggunaan makam yang langsung digunakan. Jadi yang dimaksud dengan daur ulang yaitu ketika warga sudah memakamkan keluarga di TPU Tanah Miring selama 5 tahun dan ketika ingin  memperpanjang waktu untuk 5 tahun ke depan barulah bisa dikenakan biaya yang berjumlah 125 ribu. “Jadi sudah jelas bahwa biaya 125 ribu itu perlima tahun dan tanah makam yang langsung digunakan sebesar 200 ribu juga untuk jangka waktu 5 tahun. Semua langsung diselesaikan ke Dinas Perumahan Rakyat,”pungkasnya.

Dibaca 98 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.