Di Sarmi, Seorang Nelayan Ditemukan Tewas Membusuk | Pasific Pos.com

| 16 September, 2019 |

korban ketika berada di lokasi kejadian sebelum dievakuasi korban ketika berada di lokasi kejadian sebelum dievakuasi

Di Sarmi, Seorang Nelayan Ditemukan Tewas Membusuk

Kriminal Penulis  Kamis, 09 Mei 2019 20:11 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Hendrik Ambani (15)  warga Kampung Sawar Distrik Sarmi Kabupaten Sarmi yang kesehariannya sebagai nelayan tradisional, ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi mambusuk Pantai Logpond Sarmi Timur,
Rabu (8/5) sore pukul 17.00 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengungkapkan  sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang terdampar dipantai diduga merupakan korban laka laut dan atau tenggelam.

"Korban sebelum dilaporkan hilang sejak  hari Minggu tanggal 05 Mei 2019 ketika sedang melaut di sekitar pulau Sawar, dugaan korban tenggelam ketika sedang mencari ikan," ungkapnya, Kamis (9/5) sore.

Ia menerangkan korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang saksi bernama Martha Hoor (31), dimana ketika saksi melintas dipinggiran Pantai, atas temuan itu saksi kemudian memberitahukan kepada warga sekitar dan selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Lanjut Kamal, personil Polres Sami yang mendapatkan informasi itu bersama dengan tim Identifikasi mendatangi  TKP dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Sarmi Kota guna dilakukan pemeriksaan petugas medis.

"Dari hasil  pemeriksaan luar yang dilakukan oleh petugas medis   Puskesmas Sarmi Kota tidak diketemukan adanya luka - luka pada tubuh korban yang bisa menyebabkan kematiannya," ungkapnya.

Mantan Wakapolres Depok ini pun menerangkan Terkait dengan kematian korban,  pihak keluarga sudah menerima dan menyatakan bahwa benar korban meninggal dunia akibat laka laut dan atau tenggelam serta bukan diakibatkan oleh hal - hal lainnya.

"Direncanakan korban akan dimakamkan pada hari Kamis tanggal 09 Mei 2019 bertempat di pemakaman Kristen Kampung Sawar Distrik Sarmi Kab Sarmi," tuturnya.

Dibaca 95 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.