Lakukan Pemberdayaan Warga Perbatasan | Pasific Pos.com

| 21 September, 2019 |

Dekan Fisip UPN  Veteran Yogyakarta, Dr.Machya Astuti Dewi, M.Si (foto:iis) Dekan Fisip UPN Veteran Yogyakarta, Dr.Machya Astuti Dewi, M.Si (foto:iis)

Lakukan Pemberdayaan Warga Perbatasan

Papua Selatan Penulis  Rabu, 08 Mei 2019 14:47 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

‘Demi Hasilkan Produk Bernilai Ekonomis’



MERAUKE,ARAFURA,-Dekan Fisip UPN  Veteran Yogyakarta, Dr.Machya Astuti Dewi, M.Si mengemukakan bahwa pihaknya telah melakukan pemberdayaan kepada masyarakat yang ada di perbatasan Sota antara lain dengan membuat produk yang mengandung nilai ekonomis tinggi. Dalam hal ini dengan  memanfaatkan kayu-kayu bekas yang ada di sekitar sehingga memiliki nilai ekonomis. Pihaknya melatih para pemuda untuk  membuat souvenir dari bahan kayu tersebut sedangkan untuk mama-mama Papua dilatih kuliner sehingga ketika wisatawan datang mereka dapat membawa oleh-oleh aneka produk kuliner yang siap konsumsi.

Peralatan yang digunakan selama proses pelatihan juga ditinggalkan di lokasi dan oleh Danramil telah diserahkan kepada satu kelompok yang produktif di kawasan perbatasan dan hingga saat ini masih memproduksi, yakni berupa gantungan kunci dan hiasan dinding. “Memasuki tahun ketiga agar hasilnya maksimal maka dibutuhkan lebih banyak pengunjung. Memang selama ini sudah cukup banyak yang datang namun masih terbatas pada waktu-waktu libur. Diharapkan pengunjung tidak sekedar datang untuk berfoto-foto saja di tugu perbatasan namun ada sesuatu yang dapat dinikmati dan mereka mau membeli aneka produk yang dipasarkan oleh masyarakat lokal,”jelasnya kepada ARAFURA News di Gedung PKM belum lama ini.

Untuk itu pihaknya berpikir bahwa perlu ada sebuah festival yang mampu menarik animo masyarakat untuk  berkunjung dan demi kelancaran kegiatan tersebut pihaknya perlu menjaring ide dari berbagai kalangan, baik akademisi, pemerintah, kepala kampung, Koramil hingga Polsek. Dari berbagai ide yang sudah diberikan akhirnya diambil benang merah bahwa festival tersebut nantinya benar-benar dilakukan  dari rakyat dan untuk rakyat. “Artinya dari masyarakat Sota untuk masyarakat Sota. Jadi yang tampil adalah masyarakat Sota dan hasilnya juga harus dinikmati oleh mereka,”pungkasnya.

Dibaca 77 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX