Praktek Lapangan Praja IPDN Resmi Ditutup Wabup Giri Wijayantoro | Pasific Pos.com

| 25 June, 2019 |

Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro ketika melepas tanda peserta perwakilan tiga Praja IPDN Kampus Papua pada upacara penutupan Praktek Lapangan II dan III bagi Sataun Madya Praja Angkatan XXVIII dan Nindya Praja Angkatan XXVII, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (29/4) pagi Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro ketika melepas tanda peserta perwakilan tiga Praja IPDN Kampus Papua pada upacara penutupan Praktek Lapangan II dan III bagi Sataun Madya Praja Angkatan XXVIII dan Nindya Praja Angkatan XXVII, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (29/4) pagi

Praktek Lapangan Praja IPDN Resmi Ditutup Wabup Giri Wijayantoro

Kabupaten Jayapura Penulis  Selasa, 30 April 2019 19:58 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Setelah 21 hari Praja IPDN Kampus Papua mengabdi di Kabupaten Jayapura, Praktik Lapangan (PL) bagi Satuan Madya Praja Angkatan XXVIII dan Nindya Praja Angkatan XXVII itu resmi ditutup Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (29/4) pagi.

Dalam kesempatan itu turut hadir Dekan Fakultas Politik Pemerintahan IPDN DR. Muhadam Labolo, M.Si., mewakili Rektor IPDN Prof. Dr. H. Murtir Jeddawi, S.H., S.Sos., M.Si., Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP., Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Jayapura Drs. Frits Rumayomi, M.Si., sejumlah Kepala OPD, serta Direktur IPDN Kampus Papua David E. Mayor beserta jajarannya.

Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro mengucapkan terimakasih atas kontribusi dan juga semangat yang dibawa oleh Praja IPDN Kampus Papua ke Kabupaten Jayapura.

“Kehadiran Praja tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi telah ikut menyumbang pemikiran dan kerja nyata untuk menyukseskan pembangunan di Bumi Khenambay Umbay,” ungkap Giri.

Diharapkan, apa yang telah didapat oleh Praja IPDN Kampus Papua di Kabupaten Jayapura hendaknya bisa menjadikan suatu pengalaman guna menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang handai bagi nusa dan bangsa.

“Hendaknya apa yang telah didapat di lapangan dapat dilanjutkan dan diteruskan, guna menjadi SDM yang handal. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada orang tua asuh, tokoh adat (Ondofolo) serta Kepala Distrik yang telah ikut membantu dalam mensukseskan program ini,” ujarnya.

“Harapan saya setelah Praktek Lapangan ini, mudah-mudahan selalu terjaga jalinan silaturahmi antara Pemerintah Daerah dengan IPDN Kampus Papua. Semoga praktek-praktek lapangan yang sudah di lakukan dan juga di kerjakan, serta langsung melihat itu mereka tahu persoalan-persoalan yang dihadapi. Jadi, ketika mereka sudah lulus (selesai), tinggal mereka adaptasinya tidak terlalu sulit di semua daerah,” tambahnya mengharapkan

Sementara itu, Dekan Fakultas Politik Pemerintahan IPDN DR. Muhadam Labolo, M.Si., mewakili Rektor IPDN Prof. Dr. H. Murtir Jeddawi, SH., S.Sos., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura yang telah memberikan kesempatan serta kontribusi bagi Praktek Lapangan (PL) yang telah dilaksanakan.

“Jadi selama kegiatan, praja juga melaksanakan, mempelajari, menganalisis serta memahami bidang pemerintahan, bidang pembangunan dan juga bidang kemasyarakatan kampung. Untuk itu, kita berharap bahwa Praktek lapangan Praja IPDN Kampus Papua di Kabupaten Jayapura dapat bermanfaat bagi Praja,” ujarnya.

Kemudian, dirinya menjelaskan, Praktek Lapangan ini sebenarnya bertujuan untuk mengaplikasikan seluruh kemampuan Praja yang ada di kampus dalam bidang pengajaran, pelatihan dan juga pengasuhan.

“Nah, dalam dua kegiatan umum yaitu, program khusus dan program umum. Program umum itu adalah seluruh hal yang terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan, yang mana mereka belajar pembangunan dan juga kemasyarakatan. Sedangkan program khusus itu terkait dengan kasus-kasus yang menjadi problem (masalah) langsung dari masyarakat di Kabupaten Jayapura. Contohnya seperti penanganan banjir, kemudian pembuatan sumur bor yang telah dilakukan oleh Praja IPDN Kampus Papua untuk menjawab masalah yang dihadapi oleh masyarakat,” bebernya.

Ia juga mengucapkan permintaan maaf kepada pemerintah daerah apabila ada kekurangan, kesalahan, dan juga kekhilafan peserta didik selama Praktek lapangan di Kabupaten Jayapura.

Dibaca 65 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.