Semua Sekolah Dipastikan Laksanakan Ujian Pasca Bencana | Pasific Pos.com

| 17 June, 2019 |

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, ST., M. MT saat melakukan foto bersama dengan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw dan para Petinggi UPH di Aula Lantai III, Kantor Bupati Jayapura, Jumat (26/4) siang. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, ST., M. MT saat melakukan foto bersama dengan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw dan para Petinggi UPH di Aula Lantai III, Kantor Bupati Jayapura, Jumat (26/4) siang.

Semua Sekolah Dipastikan Laksanakan Ujian Pasca Bencana

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Minggu, 28 April 2019 20:11 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI– Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jayapura memastikan bahwa semua sekolah di Kabupaten Jayapura dapat melaksanakan ujian, walaupun beberapa waktu lalu daerah tersebut dilanda bencana banjir bandang dan naiknya permuakaan air Danau Sentani.

“Tidak terganggu dan tidak terkendala dengan kondisi bencana, kami sudah mengantisipasi sejak awal. Dimana sekolah yang rusak para, siswanya kami arahkan mengikuti ujian di sekolah lain terdekat yang tidak rusak,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, ST. M, MT di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Jumaat (26/4) siang.

Dirinya menyatakan terima kasih atas dukungan para pihak, terutama TNI/Polri yang benar-benar memberi dukungan terhadap sekolah. Contoh kasus, SD Kemiri tertimbung parah namun atas dukungan Badan Wilayah Sungai, TNI/Polri akhirnya sekarang aktivitas belajar yang tadinya di SMP N 2 Sentani kini sudah berpindah ke SD Kemiri.

Sedangkan untuk sekolah-sekolah wilayah Danau Sentani, dirinya menerangkan, proses belajar mengajar di sekolah-sekolah sudah berjalan lancar karena permukaan air danau yang menenggelamkan sekolah telah surut.

Demikian juga, sekolah-sekolah di beberapa distrik di Kabupaten Jayapura yang mengalami musibah longsor dan genangan air semuanya telah berjalan sebagaimana biasanya. Artinya, pasca bencana alam, semua proses belajar kini berjalan normal.

Toam mengakui, kendati proses belajar mengajar berlangsung lancar tetapi ada sejumlah kerusakan infrastruktur bangunan sekolah yang akan di kerjakan. Sebelumnya akan didata oleh tim, mengenai jumlah sekolah yang rusak berat dan rusak ringan.

“Setelah semua data masuk lewat tim, maka selanjutnya akan dilaporka ke Kementerian Pendidikan Indonesia di Jakarta guna upaya perbaikan,” tukasnya.

Dibaca 70 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.