Pendukung Partai Nasdem dan Demokrat Bentrok, Kantor Distrik Tolikara Dibakar | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

Kapolres Tolikara, AKBP Leo Akobiarek Kapolres Tolikara, AKBP Leo Akobiarek

Pendukung Partai Nasdem dan Demokrat Bentrok, Kantor Distrik Tolikara Dibakar

Kriminal Penulis  Jumat, 26 April 2019 18:59 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA – Diduga dipicu lantaran perolehan hasil suara massa simpatisan salah satu calon legislatif dari Partai Demokrat dan Partai Nasdem di Kabupaten Tolikara saling bentrok yang berbuntut pada pembakaran kantor Distrik Nunggawi Kabupaten Tolikara, Kamis (25/4) sore.

Dandim 1702/Jayawijaya Letnan Kolonel Inf Chandra Dianto ketika dikonfirmasi membenarkaninsiden pembakaran kantor distrik Nunggawi di Kabupetan Tolikara, namun dirinya belum bisa memastikan apakah kantor distri tersebut terbakar habia atau tidak.

“Kalau kebakaran iya, benar terjadi, itu informasi diterima dari PPD kepada ketua KPU disana, sehingga kami baru dapat informasi dari ketua KPU. Tapi saya belum bisa pastikan apa yang terbakar entah itu seluruh bangunan, atau hanya pintu atau apa tim masih mengecek laporan itu,” terangnya ketika diwawancarai melalui telepon selules, Jumat (26/6) siang.

Kata Chandra, menurut informasi yang diterima aksi pembakaran diduga dilakukan salah satu masa simpatisan calon legistaif lantaran mempermasalahkan hasil rekapitulasi perolehan suara tingkat PPD.

“Pembakaran kantor distrik karena ada keributan antara caleg karena rebutan suara dugaan masa. Saya tidak bisa menjelaskan  klonologisnya bagaimana yang jelas laporan dari masyarakat bahwa ada dari partai Nasdem dan partai Demokrat,” terangnya.

Ia pun menambahkan saat ini anggotanya telah diturunkan di Nunggawi Kabupaten Tolikara guna mengecek informasi itu.

“Tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIT anggota saya berjumlah 60 orang sudah diturunkan guna memastikan kondisi disana, namun sejak kejadian kebakaran itu situasi disana kondusif,” terangnya

Sementara itu Kapolres Tolikara, AKBP Leo Akobiarek ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, dimana saat ini pihaknya telah mengamankan dua orang warga guna dimintai keterangan.

“Kami ada amankan dua orang di Polres untuk dimintai keterangan sebagai saksi guna mengetahui siapa dalang dari pembakaran itu dan motifnya,” jelasnya ketika dihubungi melalui telepon seluler

Situasi saat ini lanjut Leo sudah kondusif dan tidak melebar hingga membuat situasi kamtibmas terganggu.

“Kami sudah fasilitasi kedua kelompok yang bertikai dan saat ini sudah damai,” terangnya.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Theodorus Kossay kepada wartawan di Jayapura, Jumat (26/4) sore.  mengakui, kejadian yang menyebabkan  terbakarnya kantor Distrik Nunggawi tersenut, diduga disebabkan karena perebutan hasil pemilu legislative antara pendukung partai Demokrat dan Nasdem.

 “Kantor distirik di bakar, apakah logisitik  juga terbakar ini yang masih kami cek, saya sudah coba koordinasi dengan Ketua KPU Tolikara tapi nomornya tidak aktif, tapi info dari staf di sana kantor Distrik yang terbakar, penyebabnya diduga karena ribut hasil  perolehan suara  legislatif antara pendukung Nasdem dan Tolikara, apakah ini di daerah atau pusat kami belum tau,” ungkapnya.

Dibaca 151 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.