Bantu Pendaftaran Secara Online, Pemda Siapkan 12 Operator | Pasific Pos.com

| 14 October, 2019 |

Wakil Bupati Merauke, Sularso, SE (foto:iis) Wakil Bupati Merauke, Sularso, SE (foto:iis)

Bantu Pendaftaran Secara Online, Pemda Siapkan 12 Operator

Papua Selatan Penulis  Kamis, 25 April 2019 20:09 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Wakil Bupati Merauke, Sularso, SE mengemukakan bahwa terhitung mulai kemarin pihak Pemda telah mengumumkan tentang penerimaan pegawai negeri secara online yang menurut rencana akan berlangsung selama 15 hari.  Pihaknya berharap seluruh tahap dapat berjalan dengan baik karena Pemda melalui BKD juga telah menyediakan tempat khusus bagi pendaftar yang tidak memiliki computer atau tidak bisa mengakses pendaftaran. “Jadi Pemda sudah memfasilitasi untuk membantu masyarakat dengan menyiapkan 12 operator sehingga semua dapat berjalan baik,”terangnya kepada wartawan di lapangan upacara Kantor Bupati kemarin.

Lebih lanjut wabup menjelaskan, guna mengantisipasi membludaknya pendaftar juga sudah disiapkan fasilitas komputer, baik di BKD maupun di SMK. Oleh sebab itu ia menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin menjadi PNS dan masih berusia maksimal 35 tahun dapat mendaftar. Apalagi kuota yang disediakan cukup banyak dimana tahun ini diberikan kuota sebesar 472 pegawai dengan empat formasi. Namun diakui untuk kesehatan, pendidikan, tenaga teknis dan umum yang paling banyak. Pihaknya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi sehingga kuota yang ada dapat terpenuhi terutama untuk tenaga-tenaga teknis tertentu.

Sesuai dengan hasil pertemuan bersama gubernur dan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PAN bahwa formasi penerimaan pegawai negeri tahun ini 80% adalah Orang Asli Papua (OAP) dan 20% non OAP. Formasi ini telah ditetapkan bersama dan disepakati oleh para bupati se-Papua sehingga dapat terakomodir dan diharapkan semua formasi terisi. Jika ada formasi yang tidak terisi karena ada alokasi yang diberikan untuk OAP ternyata tidak ada di Kabupaten Merauke maka akan dilakukan koordinasi dengan daerah lain untuk bisa mengisi formasi tersebut. “Kalaupun masih tidak ada maka kita akan berikan formasi itu kepada anak-anak yang telah lahir dan besar di daerah ini.  Pasalnya ada formasi khusus tenaga teknis dan medis terutama dokter special yang harus terisi,”pungkasnya.

Dibaca 108 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.