Peringatan Hari Kartini Harus Jadi Ajang Advokasi dan Aksi Nyata | Pasific Pos.com

| 17 November, 2019 |

Peringatan Hari Kartini Harus Jadi Ajang Advokasi dan Aksi Nyata

Papua Barat Penulis  Kamis, 25 April 2019 16:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Peringatan Hari Kartini merupakan momentum yang sangat baik untuk merefleksikan kembali peran penting perempuan dalam kemajuan sebuah bangsa. Kartini, adalah simbol perjuangan perempuan Indonesia dan semangat untuk bangkit dari kungkungan budaya patriarki, khususnya melalui pendidikan.

Perempuan Indonesia hendaknya patut memunculkan sosok Kartini dalam sanubari, sehingga perempuan Indonesia tampil ke depan menjadi motor peggerak perubahan.

Demikian dikatakan Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo membacakan sambutan Bupati Demas P. Mandacan pada peringatan Hari Kartini di Gedung Serbaguna Maranatha Center, Rabu (24/4).

Ia berharap, peringatan itu bukan semata acara seremonial, bersanggul, dan berkebaya. Namun benar-benar menjadi ajang advokasi dan aksi nyata untuk memperkuat dan memperluas pemberdayaan perempuan Indonesia, khususnya bagi perempuan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar, yang belum mendapatkan kesempatan yang sama dengan perempuan di daerah yang sudah maju.

Selain itu, kata dia, juga untuk memperkuat advokasi dan aksi nyata dalam peningkatan pendidikan formal bagi perempuan, dan peningkatan kualitas hidup perempuan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Peringatan Hari Kartini juga diharapkan menjadi gerakan penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak baik dalam rumah tangga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. “Melalui momentum peringatan Hari Kartini ke-140 tahun 2019, saya mengajak kita sekalian untuk semakin peduli dan berjuang khususnya dalam bidang pendidikan. Kiranya semangat itu terus berkobar di setiap hati perempuan Papua dalam meneruskan cita-cita perjuangan Kartini demi kemajuan Tanah Papua sebagaimana slogan kita, Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi yang penduli terhadap kemajuan kabupaten ini,” tukasnya.

Ketua Panitia kegiatan, Sarimurti Widihartati mengatakan, peringatan Hari Kartini yang mengusung tema “ Perkuat Advokasi dan Aksi Nyata untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Formal Perempuan diharapkan memiliki makna yang mendalam tentang emansipasi perempuan yang mampu mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk terus konsisten memperjuangkan keadilan gender.

Peringatan Hari Kartini telah diawali dengan sejumlah kegiatan yakni bakti sosial pada 6 April di halaman Gedung Wanita dengan peserta 150 lansia Posyandu Lansia se-Distrik Manokwari Barat dengan senam lansia dan pemeriksaan kesehatan.

Ada juga lomba senam Tobelo di Gedung Wanita dengan peserta 13 regu dari berbagai organisasi wanita di Kabupaten Manokwari. Selain itu, ziarah ke Taman Makam Pahlawan pada 23 April yang diikuti oleh perwakilan organisasi wanita di Kabupaten Manokwari. Puncaknya, resepsi peringatan Hari Kartini di Gedung Serbaguna Maranatha Center.

Peringatan Hari Kartini dihadiri juga oleh Sekda Kabupaten Manokwari, Aljabar Makatita, para pimpinan OPD lingkup Pemkab Manokwari, Gabungan Organisasi Wanita tingkat Kabupaten Manokwari, serta undangan lainnya. (BNB-R3)

Dibaca 135 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.