Brian Dilaporkan Hilang di Sungai Wasian, Diduga Diterkam Buaya | Pasific Pos.com

| 14 October, 2019 |

Brian Dilaporkan Hilang di Sungai Wasian, Diduga Diterkam Buaya

Papua Barat Penulis  Senin, 15 April 2019 18:34 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bintuni, TP – Tim gabungan dari Basarnas, Satpolair Polres Teluk Bintuni, TNI-AL, dan Polsek Bintuni masih melakukan pencarian terhadap Brian Ibori, seorang bocah berusia 10 tahun yang dikabarkan hilang di Sungai Wasian, Distrik Tembuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (12/4) siang.

Korban dilaporkan hilang di Kali Wasian setelah diterkam Buaya. “Hari Sabtu kemarin kami melakukan pencarian, mulai menyisir di sekitar Kampung Liner, Distrik Tembuni sesuai laporan yang kami terima,” kata Kapolsek Bintuni, Iptu Herman yang dikonfirmasi para wartawan, Minggu (14/4).

Kronologis kejadian, Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan teman korban, Fernando Ibori (8 tahun), Jumat (12/4) sekitar pukul 13.00 WIT, dia bersama korban dan 2 teman lainnya, sedang buang air besar di Sungai Wasian.

“Menurut keterangan saksi setelah buang air besar, korban berlari menuju ke arah saksi untuk mendorongnya. Saksi terjatuh dan sempat menginjak ekor Buaya dan melihat korban juga terjatuh di atas kepala Buaya. Akhirnya korban diterkam Buaya di kaki, kemudian diseret ke dalam air,” terang Herman.

Lanjut Kapolsek, saksi lalu berteriak meminta pertolongan terhadap Sefnat Ibori, paman korban, yang berada sekitar 20 meter dari lokasi. Mendengar teriakan itu, Sefnat Ibori yang sedang memperbaiki perahu, langsung menyisir pinggir sungai untuk mencari korban.

“Pamannya mencari korban, tetapi tidak ditemukan. Tidak ketemu, dia melaporkan kejadian itu ke pihak keluarga yang lain,” kata mantan Kasat Narkoba Polres Teluk Bintuni ini.

Diutarakan Kapolsek, setelah menerima laporan itu, tim gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian. Namun, ungkap Herman, pihaknya mengalami kendala, apalagi Sungai Wasian dalam keadaan banjir setelah hujan deras.

“Jumat malam itu hujan lebat, sehingga Sungai banjir. Kami sudah sampaikan ke pihak keluarga akan lakukan pencarian ketika air sudah surut. Hanya dengan kondisi seperti itu memungkinkan kita untuk lakukan pencarian,” tandas Kapolsek seraya berharap pihak keluarga juga ikut membantu melakukan pencarian secara swadaya. [VLI-R1]

Dibaca 115 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.