Dinas Kehutanan Papua Barat Juara 2 Pameran IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019 | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Dinas Kehutanan Papua Barat Juara 2 Pameran IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019

Papua Barat Penulis  Senin, 15 April 2019 18:28 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat meraih juara 2 pada ivent Indo Green Environment & Forestry Expo 2019 yang digelar di Celebes Convention Center Makasar pada 4-7 April 2019.

Penghargaan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan diterima oleh Kepala Dinas Kehutanan Papua Barat, F.H Runaweri. Selain menerima penghargaan, Dinas Kehutanan juga berkesempatan mempromosikan sejumlah potensi alam Papua Barat dalam pameran Indo Green Environment & Forestry.

Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Ir. J. Kesaulija bersyukur dalam ivent tahunan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu, Dinas Kehutanan Papua Barat dapat membawa penghargaan bagi pemerintah Provinsi Papua Barat.

Dijelaskan Kesaulija, Indo Green Environment & Forestry Expo 2019 merupakan kegiatan rutin, dan telah 11 tahun dilaksanakan sebagai program pemanfaatan SDA Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Ditanya indicator penilaian atas penghargaan yang diterima, Kesaulija mengatakan, sesuai dengan thema pameran, ‘Integrasi dan sinergi industry untuk kesejahteraan masyarakat, baik industri besar, maupun industry rumah tangga. Dan, Papua Barat termasuk dari penilaian tersebut.

Untuk industry besar, sebut dia seperti kayu, sementara industry rakyat adalah non kayu, seperti buah merah, minyak lawang, minyak nilam dan rumput kebar.

“Dari sejumlah potensi itu kita bawa untuk kita promosikan. Berharap, ke depan para pengunjung bisa langsung bekerjasama dengan pemasaran ataupun produsennya. Kita hanya ikut mempromosikan tanpa mencari keuntungan, sehingga nanti mereka langsung ke produsen sesuai dengan nomor kontak yang ada di barang yang dipamerkan,” jelas Kesaulija kepada Tabura Pos di kantornya, Jumat (12/4).

Apakah banyak tamu yang mengunjungi stand pameran dinas kehutanan Papua Barat, Kesaulija mengaku banyak, salah satunya yang mencari minyak nilam asal Kaimana, buah merah, kulit lawang dan rumput kebar.

“Target kita supaya nantinya ada kerjasama dari hasil yang dibuat masyarakat. Nantinya, usaha mereka bisa berkembang. Otomatis kesejahteraan masyarakat ikut berkembang,” tukasnya.

Kesaulija menambahkan, selain minyak nilam yang diburu pengunjung, minyak lawang produksi kelompok tani dan KPH Sorong Selatan juga banyak diminati. Minyak yang telah dikemas dalam bentuk botol kecil itu memiliki 3 varian rasa, yakni biasa, panas sedang dan yang rasanya panas sekali.

Selain minyak, dipamerkan pula sagu yang telah diolah menjadi berbagai bahan makanan. Salah satunya kue sagu kering. “Berharap, apa yang telah dihasilkan kelompok tani di Papua Barat bisa berkembang agar bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakatnya,” harap Kesaulija. [RYA-R3]

Dibaca 116 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.