Kasus Dugaan Penyelundupan Masih Diselidiki | Pasific Pos.com

| 24 June, 2019 |

Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung, SH (foto:iis) Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung, SH (foto:iis)

Kasus Dugaan Penyelundupan Masih Diselidiki

Papua Selatan Penulis  Kamis, 11 April 2019 20:48 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

‘Identitas Pemilik Masih Jadi Misteri’



MERAUKE,ARAFURA,-Terkait dengan kasus dugaan penyelundupan kura-kura moncong babi yang terjadi di kawasan bandara beberapa waktu lalu maka pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan namun untuk identitas pemilik koper sendiri memang masih belum diketahui hingga saat ini. Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung, SH saat ditemui wartawan di Mako Lanud J.A.Dimara Selasa lalu menjelaskan bahwa petugas bandara juga sudah dipanggil untuk dimintai keterangan demi kepentingan proses penyelidikan. Namun identitas pemilik koper memang masih misteri.

Memang jika kejadian tersebut tidak langsung dilaporkan dan barang bukti tidak langsung diamankan memang agak sulit. “Sekarang barang bukti yang diduga berisi kura-kura moncong babi itu saja belum kita terima. Memang ada CCTV dan sudah kita periksa tetapi barangnya itu yang tidak kita ketahui kemana sehingga ini yang menyulitkan kita,”terang Kapolres.  Menurutnya, kalau tidak ada barang bukti dalam proses penyelidikan suatu tindak pidana maka akan sangat sulit untuk dimajukan berkasnya. Oleh sebab itu sangat disayangkan karena pihak bandara juga tidak mengetahui siapa pemilik barang yang dimaksud.

Apalagi setelah 2 x 24 jam baru dilaporkan kepada pihak polisi. Namun dengan berbagai kendala yang ada pihaknya tetap berupaya maksimal untuk mengusut kasus ini. Selain barang  bukti yang tidak ada, saksi yang melihat dan mengetahui juga belum ada yang dapat dimintai keterangan. Artinya harus ada saksi yang melihat peristiwa tersebut. Sejauh ini sudah ada 8 saksi yang dimintai keterangan namun keterangan mereka tidak ada yang mengarah kepada tersangka dan yang bisa menunjukkan keberadaan barang bukti. Jadi selama belum ada bukti awal yang cukup, minimal 2 alat bukti maka belum dapat diproses.

Dibaca 64 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX