Tim Sepatu Roda Papua Kembali Ukir Prestasi | Pasific Pos.com

| 17 August, 2019 |

Tim Sepatu Roda Papua Kembali Ukir Prestasi

Olahraga Penulis  Selasa, 09 April 2019 22:09 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Atlet sepatu roda yang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasioanl (PON) XX tahun 2020, kembali mengukir prestasi pada ajang Kejuaraan Sepatu Roda Piala Wali Kota Bekasi tingkat Nasional Bekasi Open 2019.

Pada kejuaraan yang berlangsung selama dua hari (6-7 April) ini, atlet sepatu roda Papua berhasil menorehkan dua medali emas, dua medali perak dan dua medali perunggu.

Dengan rahian dua medali emas menempatkan kontingen Papua menempati posisi kedua. Sementara posisi pertama diraih oleh Pelatda DKI dengan empat medali emas, dua medali perak dan dua medali perunggu.

Dalam kejuaraan ini mempertandingan 8 nomor master putra putri, 200 meter, 500 meter, 1000 meter, 10 km. Dengan diikuti oleh 321 atlet-atlet sepatu roda yang tersebar di seluruh Indonesia terdiri dari 38 klub.

Papua sendiri menurunkan 12 atlet, untuk atlet putra diantaranya Sindu Adiluhung, Kharisma Yudhistira, M. Bagus Laksmendra, Bagas Adiluhung, M. Daffa Pratama, Jeremia Wihdarja. Sementara atlet putri ada Deitalianis Stegrian, Shafa Ayumi Firstariana, Ajeng Krisna, Ghea Ivana, Zhawa Harmalia Putri, Izza Rahma Nurindra.

Dua medali emas Papua diraih persembahkan oleh Deitalianis Stegrian (200 meter), Shafa Ayumi F (500 meter). Dua medali perak diraih oleh Sindu Adiluhung (200 meter), Deitalianis Stegrian (1000 meter). Dan dua medali perunggu dipersembahkan Sindu Adiluhung (1000 meter) Zhahwa (200 meter).

Ketua Harian Pengprov Perserosi Papua, Jefry Abel mengatakan bahwa, kejuaraan ini digunakan sebagai barometer untuk mengukur kemampuan anak didiknya selama melakukan pemusatan latihan berjalan.

“ajang ini juga kita jadikan untuk evaluasi atlet Perserosi Papua selama menjalani TC berjalan sejak bulan November tahun lalu,” kata Jefry, Selasa (9/4) siang kemarin.

Jefri mengaku bangga dengan hasil yang ditorehkan atlet binaannya tersebut. Terlebih mereka merebut dua medali emas sehingga membuat perjuangan pengurus tidak sia-sia.

“nanti sebalum masuk TC terpusat kita akan evaluasi, tapi pada prinsipnya tim Perserosi Papua sudah sangat siap, dan kami cukup memiliki waktu latihan panjang untuk mempersiapkan mereka menuju PON," pungkasnya.

Dibaca 146 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.