Kinerja Perekonomian Papua Triwulan IV Ditopang Lapangan Usaha Konstruksi | Pasific Pos.com

| 16 September, 2019 |

Diseminasi bersama KEKR dan KFR Bank Indonesia Perwakilan Propinsi Papua dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Papua. Diseminasi bersama KEKR dan KFR Bank Indonesia Perwakilan Propinsi Papua dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Papua.

Kinerja Perekonomian Papua Triwulan IV Ditopang Lapangan Usaha Konstruksi

Ekonomi & Bisnis Penulis  Senin, 08 April 2019 18:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura - Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua, Joko Supratikto menyebut kinerja perekonomian Papua pada triwulan IV tahun 2018 menurun dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

Pertumbuhan ekonomi Papua pada triwulan IV 2018 terkontraksi sebesar -17,80 persen.

Menurun dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 6,35 persen.

Kontraksi ekonomi Papua pada triwulan IV 2018 disebabkan oleh mulai menurunnya produksi tambang terbesar di Papua yang telah memasuki fase akhir pertambangan terbuka.

"Serta sejalan dengan proses transisi dari pertambangan terbuka ke tambang bawah tanah, "ujar Joko dalam kegiatan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Papua, Senin (8/4/2019).

Dari sisi lapangan usaha (LU), kinerja ekonomi Papua triwulan IV tahun 2018 ditopang oleh LU konstruksi ditengah menurunnya LU pertambangan dan penggalian.

LU konstruksi tumbuh sebesar 8,12 persen secara year on year pada triwulan IV 2018 meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 7,63 persen.

Sementara, LU pertambangan dan penggalian terkontraksi sebesar -43,68 persen, menurun dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 7,56 persen seiring dengan penurunan produksi tambang utama.

"Untuk keseluruhan tahun 2018, kinerja LU pertambangan yang tinggi sejalan dengan mulai memasukinya tahap akhir pertambangan terbuka Grasberg yang memiliki kualitas bijih yang lebih baik sehingga memiliki kandung konsentrat yang tinggi, "imbuh Joko. (Zulkifli)

Dibaca 147 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX