Turnamen Voli Diharapkan Rutin Digelar | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Deni Zulkarnaen selaku pelatih PBV Rajawali bersama tim (foto:ist) Deni Zulkarnaen selaku pelatih PBV Rajawali bersama tim (foto:ist)

Turnamen Voli Diharapkan Rutin Digelar

Papua Selatan Penulis  Senin, 08 April 2019 02:16 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Deni Zulkarnaen selaku pelatih PBV Rajawali mengemukakan bahwa turnamen bola voli harus lebih sering digelar guna  menjaring bibit-bibit potensial dari Kabupaten Merauke. Diharapkan pula agar dapat dikategorikan umur agar ada regenerasi dari anak-anak lokal yang berbakat dalam bermain voli. Sebab jika dipaksakan full dengan usia atau bebas usia maka kaderisasi ke depan kurang berkembang.  Untuk itu pihaknya sebagai pelatih  sudah mengakomodir anak-anak berbakat mulai dari SMP kelas 3 hingga masuk ke SMA yang memang benar-benar difokuskan.

“Bersyukur dengan adanya Rajawali yang mau membina adik-adik ini khususnya untuk putri sehingga sekarang ada dinamika persaingan sehat antara klub yang tua yang selama ini dikatakan mendominasi di Merauke. Untuk Juana Spirit yang sudah beranggotakan pemain-pemain senior, sekarang sudah muncul tim dari Rajawali untuk mengimbangi alih generasi,”terang Deni kepada ARAFURA News di kediamannya belum lama ini.

Menurutnya, yang menjadi masalah bukan Juana Spirit atau Rajawalinya namun dilihat secara lebih luas, untuk regenerasi putri Merauke sudah memiliki dengan berhasilnya tim putri meraih juara 1 pada open turnamen HKT belum lama ini.  Anak-anak binaannya memang digenjot untuk dapat melakukan latihan dengan disiplin, baik putra maupun putri karena kompetisi yang masih jarang di daerah ini.

Dibandingkan di daerah lain, kompetisi memang sering dilakukan sehingga atlet menjadi terbiasa dengan situasi pertandingan.  Namun begitu pihaknya bersyukur karena anak-anak Rajawali dapat berbuat yang terbaik dan hasil menggembirakan ini diakui telah melalui proses yang cukup panjang sejak 2016 lalu ketika tim ini dibentuk. Pada tahun 2016 pernah masuk 3 besar dan masuk 2 besar di tahun 2017.

“Pada tahun 2018 kita memang tidak ada kegiatan pertandingan dan baru pada tahun 2019 ini puncaknya, mereka berhasil meraih juara 1. Ini sebuah  proses yang sangat baik karena dapat dikatakan kita sedang  naik tangga mulai dari juara 3, 2 dan 1. Ini lebih baik daripada kita mengalami penurunan dari juara 1 malah turut ke peringkat 2 atau parahnya lagi jika tidak masuk peringkat apa-apa,”pungkasnya.

Dibaca 149 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.