Warga Lapas Muslim Diminta Taat Shalat | Pasific Pos.com

| 20 June, 2019 |

Warga Lapas Muslim Diminta Taat Shalat

Papua Selatan Penulis  Senin, 08 April 2019 02:11 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Abdul Khaliq, SH meminta kepada seluruh warga binaan di Lapas Kelas IIB Merauke agar dengan momentum peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW,  seluruh warga Lapas yang beragama Islam dapat selalu ingat kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah shalat 5 waktu. Seperti yang diketahui Nabi Muhammad adalah pembawa risalah kepada umatnya berupa perintah shalat yang wajib dilaksanakan dalam 5 waktu. “Jangan sampai kita tidak menjalankan shalat 5 waktu sebab jika shalat kita masing bolong-bolong maka keislaman kita masih perlu dipertanyakan.

Apalagi kalau shalat hanya karena takut disiksa oleh Allah karena kita akan terlihat seperti anak SD yang takut dihukum oleh guru di sekolah. Namun kita harus shalat karena kebutuhan dimana kita membutuhkan Allah karena suatu saat kitapun akan menghadap Allah. Mudah-mudahan kita semua mendapat hidayah dari Allah SWT dan semua warga binaan tetap diberi kesehatan sehingga tidak lupa menjalankan ibadah,”ujarnya pada peringatan Isra Miraj bersama warga binaan dan Pemimpin Cabang Fatayat NU Merauke di Masjid At Taubah Lapas Kelas IIB Rabu lalu.
Sementara itu Ustad Samsul Qomar dalam tauziahnya menyampaikan bahwa berbicara Isra Miraj sebenarnya kita berbicara tentang sejarah dan berbicara tentang perjalanan. Seperti halnya yang dialami oleh warga Lapas, tentunya melalui proses perjalanan sehingga akhirnya bisa masuk ke dalam Lapas. “Kalau kita berbicara tentang proses perjalanan maka sebagai hamba Allah kita tidak terlepas dari 3 dimensi waktu yaitu masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang,”ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Isra Miraj adalah masa yang lalu, sudah berjalan ratusan tahun dan setiap tahun kita peringati. Ketika sejarah itu diperingati dan dipelajari maka sejarah itu akan memberikan pelajaran di dalam perjalanan hidup kita. Dari perjalanan di masa lalu itu kita bisa berada di era sekarang ini, zaman di mana zaman yang sarat dengan teknologi.

Dibaca 68 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.