BPJS Ketenagakerjaan Kunjungi Peserta Migran di RS Provita | Pasific Pos.com

| 16 December, 2019 |

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Jayapura, Adventus Edison Souhuwat mengunjungi pasien RS Provita Jayapura. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Jayapura, Adventus Edison Souhuwat mengunjungi pasien RS Provita Jayapura.

BPJS Ketenagakerjaan Kunjungi Peserta Migran di RS Provita

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Sabtu, 30 Maret 2019 13:23 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Papua, Adventus Edison Souhuwat didampingi sejumlah staf mengunjungi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang dirawat di RS Provita Jayapura, Jumat (29/3/2019).

Peserta PMI ini, kata Adventus, merupakan peserta pertama dari program PMI sekaligus peserta pertama yang perawatannya dibiayai oleh BPJS Ketenagakerjaan pasca dilakukannya penandatanganan perjanjian kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Jayapura dengan RS Provita pada 15 Maret 2019.

“Kunjungan tersebut salah satu program BPJS Ketenagakerjaan melalui Direktorat Bidang Pelayanan atau biasa disebut pick me up service. Ini kasus yang pertama untuk pekerja migrant atau biasa disebut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di cabang Papua Jayapura, dan juga yang pertama untuk pelayanan tindak lanjut kerjasama dengan RS Provita, “jelas Adventus.

Kunjungan ke peserta yang dirawat di rumah sakit, kata Adventus, sebagai bentuk perhatian kepada peserta, bahwa BPJS Ketenagakerjaan selalu ada dan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal.

“Kami berharap peserta memanfaatkan pelayanan rumah sakit tersebut sampai sembuh dan bisa kembali bekerja. Peserta tidak perlu lagi memikirkan biaya perawatan sebab berapapun biaya yang timbul menjadi tanggungan BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan indikasi medis

Ditambahkan, peserta tersebut mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) lantaran kecelakaan terjadi ketika sedang bekerja dan telah menjadi peserta sejak Maret 2018.

Sementara itu, Reinhard Sitompul menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah mengunjungi dirinya di RS Provita.

Reinhard mengaku awalnya tak mengetahui jika seluruh biaya perawatan di rumah sakit tersebut ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya tidak tahu kalau sudah ada kerja sama dengan rumah sakit tersebut, awalnya memilih RS Provita karena sebelumnya ada pimpinan kami dirawat di rumah sakit ini. Tentunya saya sangat senang dikunjungi oleh pimpinan BPJS Ketenagakerjaan terlebih saya tidak memikirkan lagi soal biaya perawatan, “kata Reinhard.

Sebagai informasi, Reinhard merupakan pekerja migrant yang bekerja di Vanimo, (PNG), dan terdaftar sebagai peserta formal di BPJS Ketenagakerjaan.

Reinhard mengalami kecelakaan yang menyebabkan salah satu anggota tubuhnya mengalami luka serius yang harus segera mendapat penanganan dokter.

Sementara itu, kendati jumlah peserta pekerja migrant di Cabang Papua Jayapura relatif sedikit, namun dari jumlah pekerja migrant di PNG sebanyak 1.027 orang, 80 persen telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. (Zulkifli)

Dibaca 230 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX