PDIP Kampanye di Lapangan Theo Makai | Pasific Pos.com

| 25 June, 2019 |

PDIP Kampanye di Lapangan Theo Makai

Beri rating artikel ini
(0 voting)

DOGIYAI - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Dogiyai melaksanakan kampanye terbuka di Lapangan Sepak Bola Moanemani pada Selasa (27/3) siang hingga menjelang sore. Lapangan Theo Makai berubah jadi lautan manusia.

Dalam kampanye itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Dogiyai, Naftali Keiya memperkenalkan calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai menurut daerah pemilihan (Dapil) dari 3 Dapil dan calon legislatif DPRP Papua dari PDIP wilayah Meepago.

Ketua DPC PDIP Dogiyai, Naftali Keiya mengingat masyarakat agar jangan terpancing dengan isu kotak-kotak masyarakat di dalam partai. Karena semua bersifat nasional dan semua pengurus secara nasional di Jakarta. Karena itu masyarakat tidak ikut-ikutan dalam pengkotakan partai.

Dalam kampanye juga, Keiya menjelaskan perhitungan perolehan kursi. Oleh karena itu, semakin banyak suara yang diraih partai semakin terbuka untuk meraih kursi. Dan siapa yang meraih suara terbanyak dialah punya hak untuk memperoleh kursi.

Pemilu sekarang tidak menurut nomor daftar calon tetapi berdasarkan nomor urut perolehan suara terbanyak. Karena itu, jangan persalahkan partai karena partai lihat berdasarkan banyak sedikitnya suara yang diraih setiap calon.
Sementara itu, juru Kampanye DPC PDIP Dogiyai, Laurens Goo mengatakan, merah bukan berani untuk merusak dan untuk hal-hal yang tidak baik, tetapi PDIP merah untuk tekad berbuat yang baik dan membangun daerah, khususnya Kabupaten Dogiyai dan membangun negeri. Oleh sebab itu Laurens, meminta masyarakat dukung PDIP dengan memberikan suara sebanyak mungkin.

Kampanye PDIP di Dogiyai diwarnai dengan pernyataan sikap masyarakat tanda masuk dan naik panggung kampanye mengantar calon anggota DPRD Kabupaten Dogiyai yang sudah disepakati di kampung masing-masing Caleg. Empat Caleg dari PDIP diantar langsung ke panggung oleh masyarakat.(ans)

Dibaca 80 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.