Bupati Mimika Sidak Pembangunan Terminal Baru Bandara dan Venue PON | Pasific Pos.com

| 15 December, 2019 |

 Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng, SE., MH Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng, SE., MH

Bupati Mimika Sidak Pembangunan Terminal Baru Bandara dan Venue PON

Lintas Daerah Penulis  Senin, 25 Maret 2019 21:09 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng, SE., MH didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Mimika, Marthen Paiding melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) ke terminal baru bandara Mozes Kilangin di Jalan C Heatubun, Kelurahan Kwamki Baru, Senin (24/3).

Sidak ini dilaksanasakan untuk memantau perekembangan pembangunan baik yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) ataupun yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) anggaran tahun 2018.

“Hari ini (kemarin-red) kita pantau sejauh mana perkembangan pembangunan terminal baru ini. Karena kita targetkan supaya semua pembangunan termasuk pembangunan terminal ini bisa diselesaikan sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020 mendatang,” ungkap Bupati Omaleng di lokasi pembangunan terminal bandara baru, Senin (25/3).

Menurut dia, hasil komunikasi bersama konsultan pembangun menunukan bahwa pembangunan secara keseluruhan telah mencapai 90 persen. Namun, masih ada beberapa pekerjaan ringan yang merupakan tahapan pekerjaan dengan kontrak tahun 2018 lalu atau sebagai pekerjaan lanjutan.

Diantaranya ialah pengecatan bagian dalam dan luar, perangkuman pemasangan kerangka langit-langit atap termasuk pemasangan pintu keluar dan masuk serta seluruh ruangan di bagian dalam seperti, Kantor pelayanan, Lapak Kantin dan Mushola.

Kuality Control (QC) PT Citra Prasasti Consorindo, Warsan Saputra mengatakan bahwa khusus pekerjaan yang menggunakan APBN, saat ini sedang dalam proses finishing tahap empat untuk kontrak tahun 2018 dan telah mencapai 90 persen. Untuk jumlah pekerja dimulai dari arsitektur, elektrikal dan bagian lainnya mencapai 200 lebih orang dengan pola pekerjaan lembur.

Menurut Warsan , luas bagian pekerjaan yang menggunakan APBN adalah 180 x 56 Meter yang meliputi pekerjaan arsitektur seperti pemasangan kaca, kerangka pintu dan dinding pembatas antara ruangan-ruangan di bagian dalam.

“Pekerjaan prioritas di tahun 2019 adalah perangkuman pemasangan rangka plafon, pengadaan lampu (Power lamp) untuk mengkoneksikan semua instalasi fasilitas seperti AC dan yang  lainnya.  Sekarang sementara proses finishing pekerjaan yang merupakan kontrak tahun 2018 karena diperpanjang lagi hingga bulan Maret.

Sedangkan untuk kontrak tahun anggaran 2019 bisa dimulai pada bulan Mei,Juni atau Juli karena saat ini sementara proses kontrak,” ungkap Warsan saat mendampingi Bupati.
 
Sedangkan untuk Konsultan Pekerjaan bagian yang menggunakan APBD, Maraden Hutajulu menjelaskan bahwa hingga saat ini  progress pekerjaan telah mencapai 90 persen. Capaian ini juga seharusnya telah mencapai 100 persen, akan tetapi terhambat dengan adanya penyesuaian gambar dari Kementerian terkait penguatan fisik bangunan dan bentuk. Kuota pekerjaan menggunakan APBD ialah 160 x 79 meter.

“Sedangkan sisah pekerjaannya terkait fasilitas penunjang  akan dianggarkan di tahun 2020. Pekerjaan kami meliputi perkuatan struktur, arsitektur dan beberapa bagian lainnya. Pekrjaan kami bisa tuntas secara keseluruhan sebelum pelaksanaan PON karena berdasarkan informasi PON itu dilaksanakan bulan Oktober di tahun 2020. Itu berarti waktu kami untuk menyelesaikannya masih banyak,” katanya yang juga ikut mendampingi Bupati.
 
Pantauan di lapangan, sidak Bupati juga dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Damianus Katiop serta  beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Peternakan, Dinas Koperasi dan UMKM, Kesbangpol, serta beberapa pejabat lainnya.

Bupati juga memantau pembangunan Gedung Futsal di SP 5, survey lahan pembangunan gedung pergelaran Biliard, pembangunan rusun atlet di kompleks MSC dan survey lahan pembangunan arena panjat tebing. Bupati menginginkan agar gedung tersebut dicat dengan warna yang lebih hidup atau cerah.

“Saya minta kalau bisa gedung ini dicat dengan warna kopi susu atau warna cerah lainnya supaya lebih terpancar dan diketahui bahwa ini juga gedung olahraga,” ungkapnya kepada Konsultan Pengawas pekerjaan gedung Futsall tersebut.

Sedangkan Site Manager PT Sumber Rejeki Prmasti, Doni Musani mengatakan bahwa pembangunn untuk kontrak kerja tahun 2018 telah terealisasi hingga 100 persen. Namun, untuk kontrak kreja tahun 2019 sedang dalam proses pelelangan. Dimana, dalam kontrak kerja ini akan memulai pembangunan pagar, tempat parkir dan eksteriornya, kramik lantai dengan model lapis vinyl, pagar tribun.

“Bagian dalam gedung dilengkapi dengan kamar ganti atlet, raung kesehatan, pers, broadcast dan mushola. Tribunnya berkapasitas 1900 penonton. Bagian luarnya nanti akan ditutup pakai fasad kaca dengan ornament lokal papua. Instalasi listrik dan air semuanya sudah selesai,” kata doni. (Ricky).

Dibaca 222 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX