Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kompleks Tanimbar | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kompleks Tanimbar

Papua Barat Penulis  Senin, 25 Maret 2019 12:27 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Seorang perempuan tanpa busana ditemukan tewas di kos-kosannya di Kompleks Tanimbar, Kelurahan Wosi, Manokwari, Sabtu (23/3) sekitar pukul 06.45 WIT.

Ketua RT 02/RW 02 Kompleks Tanimabar, Watty Lutlutur mengisahkan, kejadian itu diketahui setelah pemilik kos, Sadrak Mandacan melaporkan ada wanita yang meninggal di rumah kosnya.

“Sadrak datang ke rumah sekitar jam 6 lewat. Dia ketuk pintu lalu minta tolong kalau perempuan yang tinggal di rumahnya sudah meninggal,” jelas Lutlutur yang dikonfirmasi Tabura Pos di kediamannya, Sabtu (23/3).

Setelah menerima informasi itu, sambung Lutlutur, dirinya menghubungi anggota Polsek Manokwari Kota untuk menyampaikan informasi yang diungkapkan Sadrak supaya ditindaklanjuti.

Tidak lama kemudian, kata dia, anggota Polsek Manokwari Kota mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengevakuasi korban dan memasang police line di TKP. Ia menerangkan, ketika dievakuasi dari dalam kosnya, korban sudah terbujur kaku tanpa busana.

Dirinya menambahkan, selaku Ketua RT 02/RW 02 Kompleks Tanimabar, sore hari sebelum korban ditemukan meninggal dunia, korban sempat berjalan di depan lorong rumahnya ke salah satu kios di Kompleks Tanimbar untuk belanja, tetapi kondisinya sudah lemah.

“Waktu polisi periksa barang-barangnya, memang ada kartu berobat dari RSUD Manokwari atas nama Grace Korwa. Sebelumnya, korban dengan suaminya memang kos di rumahnya Sadrak. Waktu itu korban sedang hamil, tetapi akhir bulan Desember, mereka sudah pindah. Ini kami baru lihat dia lagi 3 atau 4 hari lalu. Hari ini kami dengar kabar meninggal,” tambah Lutlutur.

Sementara itu, Kepala Kamar Mayat RSUD Manokwari, Adolf Kafiar mengatakan, jenazah korban dievakuasi ke kamar mayat RSUD Manokwari oleh aparat kepolisian, Sabtu (23/3) sekitar pukul 10.20 WIT.

Setibanya di kamar mayat RSUD Manokwari, korban langsung divisum dokter, tetapi berdasarkan hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau pelecehan seksual di tubuh korban.

“Penyebab meninggal memang wajar dengan memiliki riwayat penyakit Asma, tetapi karena meninggal tanpa busana, perlu diusut pihak kepolisian,” tambah Kafiar yang dikonfirmasi Tabura di RSUD Manokwari, Minggu (24/3).

Dia menjelaskan, ada kemungkinan korban terpengaruh kondisi stres, karena suaminya pergi meninggalkan korban, sehingga hal itu mempengaruhi penyakit yang dideritanya, semakin memburuk.

Ditanya apakah identitas korban benar adalah Grace Korwa, Kafiar mengatakan, nama itu hanya samara untuk berobat di RSUD Manokwari, tetapi semua keluarga bermarga Korwa yang datang melihat jenazah, tidak mengenal korban.

“Ada petunjuk kalau korban ini punya keluarga di Fakfak bernama Nenek Waney, cuma belum bisa kita pastikan, karena belum ada keterangan resmi. Rencananya hari ini kita makamkan, tetapi menunggu konfirmasi dari pihak keluarga korban,” tandas Kafiar. [BOM-R1]

Dibaca 129 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.