Bertambah, Dana di Rekening Bencana Kabupaten Jayapura Capai 6 M | Pasific Pos.com

| 10 December, 2019 |

Daftar Rincian Dana Bantuan yang masuk di rekening Bencana Alam Kabupaten Jayapura sampai pada Minggu (24/3) siang. Daftar Rincian Dana Bantuan yang masuk di rekening Bencana Alam Kabupaten Jayapura sampai pada Minggu (24/3) siang.

Bertambah, Dana di Rekening Bencana Kabupaten Jayapura Capai 6 M

Kabupaten Jayapura Penulis  Minggu, 24 Maret 2019 20:49 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Dana Peduli Korban Banjir yang masuk di Rekening Bencana Alam Kabupaten Jayapura sampai pada Minggu (24/3) siang, terus bertambah.

Sebelumnya pada Sabtu (23/3) sore, Dana di rekening tersebut baru mencapai 4 Milyar lebih namun kini sudah mencapai 6,6 Milyar lebih.

"Dana di rekening bencana alam Kabupaten Jayapura bertambah karena ada beberapa Kabupaten yang baru melakukan transfer ke rekening ini termasuk transferan dari beberapa pihak seperti Gereja Maria Bunda Allah Maguwo Jogyakarta dan aksi solidaritas peserta Rakor pengaduan dan informasi publik Kemendagri Makasar,"terang Ketua Tim Bidang Humas Posko Terpadu bencana Kabupaten Jayapura, Sambodo Samiyana saat diwawancarai di posko terpadu bencana Kabupaten Jayapura, Minggu (24/3) siang.

Selain itu, tambahan dana bencana ini juga datang dari masyarakat Kabupaten Mimika, hamba Tuhan serta perorangan yang enggan menyebutkan nama. Sehingga dana yang sebelumnya diangka 4 Milyar kini bertambah menjadi 6,6 Milyar lebih.

"Untuk itu, kami menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang sudah memberikan bantuan kepada para korban bencana alam Kabupaten Jayapura,"ucapnya.

Sambodo mengatakan, dana 6 Milyar lebih ini kemungkinan akan terus bertambah karena ada beberapa pemerintah daerah yang masih dalam tahap janji.

"Dengan artian dana yang dijanjikan, belum masuk di rekening dan selaku penerima kami belum tau apa kendalanya. tapi kami masih menunggu dan membuka rekening bencana ini sampai pada batas waktu yang ditentukan oleh bupati,"jelas Sambodo.

Dibaca 459 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.