PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Kabupaten Jayapura | Pasific Pos.com

| 18 July, 2019 |

Penyerahan bantuan korban banjir bandang di Sentani. Penyerahan bantuan korban banjir bandang di Sentani.

PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Kabupaten Jayapura

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Manajemen PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura, Kamis (21/3/2019).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Senior Manager Keuangan PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Setiadi didampingi Manager PT PLN UP3 Jayapura, Salmon Kareth dan Manager Sektor Pembangkitan PT PLN UIWP2B, Nyoman Satriyadi Rai.

Penyaluran bantuan dilakukan di posko induk dan di tempat pengungsian di Hollandsch Inlandsche School (HIS). Adapun bantuan yang disalurkan berupa bahan makanan dan kebutuhan bayi seperti susu formula dan popok.

Setiadi menyampaikan, selain PLN telah memperbaiki infrastruktur listrik di wilayah yang terdampak banjir, pihaknya juga peduli kepada sesama dan hal itu telah diwujudkan dengan penyaluran bantuan.

Bantuan yang disalurkan secara bertahap, tahap pertama senilai Rp17 juta, tahap berikutnya akan disalurkan sampai total besaran bantuan Rp50 juta.

Penanggung Jawab pengungsi di HIS yang juga Kepala Balai Bina Sosial Kabupaten Jayapura, William Pedro Inggabo menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah peduli dengan kebutuhan korban banjir bandang.

Dikatakan, jumlah pengungsi yang ada di HIS sebanyak 450 jiwa, dari jumlah 60 persen adalah anak-anak dan bayi yang masih membutuhkan obat-obatan, popok bayi, susu formula, biskuit dan selimut.

Sementara itu, Pengelola HIS, Mirna menyampaikan sejak hari pertama bencana banjir bandang melanda Kabupaten Jayapura, ia bersama pengelola lainnya memutuskan untuk membuka posko pengungsi hingga Senin (25/3/2019) lantaran turut prihatin.

Mengenai listrik, Mirna menyampaikan tidak ada kendala, bahkan ia mengaku dengan kondisi listrik yang baik itu pula membuat pengungsi merasa nyaman.

“Kalau kondisi gelap, tentu pengungsi merasa tidak tenang, oleh sebab itu kami menyampaikan terima kasih kepada PLN karena selain memberikan bantuan untuk kebutuhan pengungsi, kondisi listrik juga berjalan seperti biasa, “ucapnya. (Zulkifli)

Dibaca 176 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.