Bencana Banjir Kabupaten Dinaikan Statusnya menjadi Bencana Provinsi | Pasific Pos.com

| 16 September, 2019 |

Gubernur Papua, Lukas Enembe bersama rombongan dan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro saat meninjau pelayanan di posko terpadu bencana banjir Kabupaten Jayapura, Rabu (20/3) siang. Gubernur Papua, Lukas Enembe bersama rombongan dan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro saat meninjau pelayanan di posko terpadu bencana banjir Kabupaten Jayapura, Rabu (20/3) siang.

Bencana Banjir Kabupaten Dinaikan Statusnya menjadi Bencana Provinsi

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 20 Maret 2019 19:13 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI– Status bencana yang awalnya sebagai bencana lintas Kabupaten kini dinaikan sebagai bencana provinsi.

Hal itu diungkapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam press conference di Media Center Posko Terpadu Bencana Banjir Bandang Sentani, Rabu (20/3) siang.

"Karena statusnya sudah dinaikan maka saya minta kepada seluruh masyarakat ataupun kelompok tertentu untuk tidak lagi membuat posko-posko bencana baru,"pinta Enembe.

Menurutnya, semua posko sudah dipusatkan di enam titik yang sudah ada saat ini.

"Jadi jangan ada lagi yang bikin posko sendiri. Semua harus bergabung di posko yang sudah dibuat ini sehingga penanganannya bisa lebih mudah” katanya lagi menegaskan.

Enembe menerangkan, saat ini ada ada dua posko yakni posko SIL maupun HIS yang rencananya akan dipindahkan.

"Dimana kita berikan waktu seminggu kepada para misionaris untuk mempersiakan pemindahan. Kemudian juga kita sudah minta kepada tim posko untuk siapkan pemindahan ke GOR Toware dan Stadion Barnabas Youwe dengan terlebihdahulu menyiapkan dapur,"ujarnya.

Enembe menuturkan, ada beberapa hal yang akan dikerjakan pihaknya kedepan yakni yang pertama adalah melakukan perbaikan atau normalisasi seluruh sungai yang ada di Kabupaten Jayapura.

“Sama jalan yang saat ini masih belum bisa dilewati akan dibereskan. Kita sudah minta tadi alat beratnya untuk diturunkan dan sudah berjalan. Jadi dalam semunggu ini harus diselesaikan baik jalan dan aliran sungai juga harus dialihkan kembali ke tempat semula” pungkas Enembe.

Dibaca 189 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.