Kapolda Akui Anggotanya Lakukan Penembakan | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Kapolda Akui Anggotanya Lakukan Penembakan

Headline Penulis  Jumat, 24 Juli 2015 11:46 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Karubaga,- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Pol Yotje Mende mengakui, jika anggotanya yang mengeluarkan penembakan saat keributan di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Jumat (17/7) lalu.
Kepada sejumlah wartawan di Tolikara, Kamis (23/7) Kapolda mengaku, sebanyak 23 orang dari 50 anggota Polri di Tolikara sudah dilakukan pemeriksaan oleh Ditreskrimum Polda Papua diback up tim dari Mabes Polri.
Kata Kapolda, ada tiga hal yang dilakukan dalam melakukan pemeriksaan, dimana pertama penyerangan itu sendiri saat pelaksaan sholat id, dan pembakaran kios yang kita buat dalam satu laporan polisi, Kedua, terjadi penembahakan yang dilakukan oleh anggota Polri, ketiga soal surat edaran Gereja Injili di Indinesia (GIDI).
Jadi, sejauh ini sudah sebanyak 50 saksi yang kami mintai keterangan, dan sudah ada indikasi yang mengarah ke tersangka, tetapi saya belum bisa menyampaikan siapa tersangkanya. Ujar Kapolda.
Masih menurutnya, dari hasil pemeriksaan 23 anggota polri di Tolikara, tidak ada yang mengaku melakukan penembakan.  Namun, kita akan proses dari penembakan yang dilakukan oleh aparat dan pemeriksaan masih terus berjalan.
Kapolda juga mengaku, pihaknya juga sudah mengambil keterangan dari beberapa pendeta terkait dengan adanya surat edaran tersebut.  Oleh karena itu, Kapolda himbau kepada masyarakat tetap tenang, sebab masalah ini akan kita usut tuntas.

Kasus Tolikara Berbeda dengan Paniai
Sementara itu, Kapolda juga menyampaikan bahwa kasus yang terjadi di Kabupaten Tolikara jangan disamakan dengan kasus di Kabupaten Paniai yang terjadi akhir tahun 2014 lalu.
Menurut Kapolda, kasus Tolikara dengan paniai berbeda, karena di Paniai, polisi mengalami kesulitan mendapat keterangan dari keluarga korban. Sementara kasus Tolikara, keluarga korban sangat kooperatif, kalau di Paniai, kami sulit dapatkan informasi. Kata Kapolda.
Kapolda juga mengaku jika kondisi kemanan di Tolikara saat ini sudah sangat kondusif. Bahkan, roda pemerintahan dan perekonomian di Tolikara sudah berjalan normal kembali. (Bams/Fani)

Dibaca 476 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.