Gubernur Instruksikan SKPD Support Pemkab Jayapura | Pasific Pos.com

| 17 November, 2019 |

Pengungsi korban banjir bandang di kabupaten jayapura. Pengungsi korban banjir bandang di kabupaten jayapura.

Gubernur Instruksikan SKPD Support Pemkab Jayapura

Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA- Gubernur Papua, Lukas Enembe,SIP.MH menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi Papua untuk memberikan bantuan langsung berupa bahan makanan, minuman, obat-obatan dan tenda kepada korban bencana banjir banding di Sentani Kabupaten Jayapura. Dan juga memberikan supporting ke Pemerintah Kabupaten Jayapura guna melakukan pembenahan fasilitas umum yang rusak.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Provinsi Papua, Israil Ilolu,SE,M.Si mengatakan sejak Minggu (17/3/2019) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua telah bergabung dengan posko induk penanggulangan bencana banjir bandang di kantor Bupati Jayapura  mendukung pelayanan korban bencana dan pengungsi.

Bapak Gubernur telah menginstruksikan jajaran untuk memberikan dukungan dan bantuan langsung ke korban dan pengungsi. Sejak kemarin Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan BPBD bergabung di posko induk gunung merah kantor bupati untuk membantu korban,”ungkap Israel yang dihubungi, Senin  (18/3/2019).

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan masa tanggap darurat banjir bandang di Kabupaten Jayapura ditetapkan selama 14 hari terhitung mulai hari ini, Minggu (17/3/2019).
Ia mengatakan, BNPB akan mendampingi Pemda khususnya BPBD Jayapura untuk aktivasi posko. Tim reaksi cepat BNPB telah berangkat ke Sentani, Jayapura, Papua sejak Minggu (17/3/2019) pagi untuk melakukan pendampingan penanganan darurat.

Sutopo mengatakan, tim ketika sampai di sana, BNPB akan memberikan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 1 miliar untuk aktivasi posko evakuasi.“BNPB akan memberikan bantuan dana siap pakai untuk operasional aktivasi posko sebanyak Rp 1 miliar," kata Sutopo.

Selain itu ia mengatakan, BNPB juga akan mengirimkan bantuan lainnya berupa logistik dan peralatan."Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan adalah makanan siap saji, selimut, air bersih, obat-obatan, pakaian, terpal, peralatan memasak, dan alat berat," kata Sutopo.

Dibaca 298 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.