Merauke Diharap Jadi Sentra Produksi Perikanan | Pasific Pos.com

| 22 November, 2019 |

Kepala BKIPM-KKP, Prof.Dr.Ir.Rina, M.Si Kepala BKIPM-KKP, Prof.Dr.Ir.Rina, M.Si

Merauke Diharap Jadi Sentra Produksi Perikanan

Papua Selatan Penulis  Jumat, 15 Maret 2019 10:13 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala BKIPM-KKP, Prof.Dr.Ir.Rina, M.Si mengharapkan agar ke depan Merauke dapat menjadi salah satu sentra produksi perikanan yang mampu menjadi contoh di Indonesia mengingat produksi yang dihasilkan saat ini begitu tinggi. Semua terlihat dengan jelas sebab kalau dahulu kita belum bisa mendata dengan baik namun sekarang semua data yang keluar dan ikan yang dilalulintaskan memang hasil kerja nelayan setempat. Tidak ada kapal asing atau orang-orang asing sehingga semua adalah hasil karya anak-anak bangsa. “Jadi saya yakin kita bisa menjadi lebih baik ke depan kalau bisa menjaga perairan kita secara bersama dengan baik.

Semakin banyak negara yang melihat Indonesia saat ini. Kalau kita lihat di negara-negara lain, populasi pertumbuhan ikannya turun 3 kali lebih cepat karena penangkapan yang over fishing. Namun khusus untuk Indonesia berkat plankton yang melimpah maka populasinya naik 3 kali lipat,”ujarnya pada kegiatan sosialisasi UU No.7 Tahun 2016 dan Permen KP No.61 Tahun 2018 di Kantor Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Merauke belum lama ini.  Lebih lanjut ia menjelaskan, orang-orang yang ingin masuk ke Indonesia karena tertarik dengan melimpahnya produksi yang ada seharusnya tidak lagi diijinkan karena ikan Indonesia hanya untuk rakyat Indonesia.  

Ini sesuai dengan komitmen presiden bahwa tidak ada lagi modal asing yang masuk mengambil ikan di Indonesia. Oleh sebab itu kegiatan kelautan dan perikanan harus sama-sama dibesarkan karena semua potensi yang ada akan menjadi milik bangsa. Kalau kita mampu mengoptimalkan dengan baik maka bukan tidak mungkin, laut akan menjadi masa depan kita.  Jadi harus dijaga kelestariannya, baik untuk ikan-ikan sungai maupun ikan di laut agar digunakan sesuai dengan rambu-rambu yang ada. Misalnya saja tidak menangkap kepiting yang sedang bertelur atau tidak menjual lobster yang bertelur sehingga kita bisa terus memiliki ikan-ikan yang mempunyai nilai jual tinggi dan menjadi sumber penghasilan nelayan. “Kita yakin potensi Merauke sangat besar dan semoga apa yang kita kerjakan dapat memberi manfaat bagi kita semua,”harapnya.

Dibaca 180 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.