Tingkatkan Pelayanan, PKK Kota Jayapura Gelar Rapat Konsultasi | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat membuka secara resmi rapat konsultasi TP PKK Kota Jayapura. Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat membuka secara resmi rapat konsultasi TP PKK Kota Jayapura.

Tingkatkan Pelayanan, PKK Kota Jayapura Gelar Rapat Konsultasi

Kota Jayapura Penulis  Kamis, 14 Maret 2019 17:23 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Tim Penggerak PKK Kota Jayapura menggelar rapat konsultasi 2019 di aula sian soor Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (14/3/19) dengan tema, "gerakan PKK sebagai agen perubahan, kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga menuju Kota Jayapura bebas stunting".

Ketua panitia rapat, Jacobus Itaar mengatakan, rapat yang dialaksanakan selama dua hari tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan untuk mengevaluasi penyusunan rencana kerja yang efektif, efisien, dan bermanfaat sebagai acuan bagi program kerja di tingkat distrik, kelurahan dan kampung.

"Rapat konsultasi ini untuk membangun persamaan persepsi dan keterpaduan sekaligus merumuskan program kerja PKK ditingkat distrik, kelurahan dan kampung," kata Jacobus dalam rapat konsultasi yang dihadiri ketua TP PKK Papua, Ketua GOW Kota Jayapura, Ketua PT PKK Kota Jayapura, pemimpin organisasi perangkat daerah dilingkungan pemerintah Kota Jayapura dan peserta undangan rapat.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan, majunya pembangunan di Kota Jayapura didasari melalui melalui keluarga di distrik, kelurahan, dan kampung.

"Kita sebagai panutan, melindungi, dan mengayomi masyarakat di kampung. Dana yang turun di kampung tahun ini Rp115 miliar. Harus ada dana yang disisihkan untuk PKK di kampung, harus ada dana disisihkan untuk posyandu di kampung," jelasnya.

Bicara soal stunting, kata Benhur, basisnya ada pada keluarga di kampung, maka stunting perlu memperhatikan gizi anak-anak dan ibu hamil, yang dimulai dari 1000 hari pertama kelahiran.

"Posyandu di kampung harus jalan karena ini program saya dilima tahun pertama. Kegiatan PKK harus memberikan dampak yang positif dan harus berhasil seperti lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ini yang harus kita pikirkan karena PKK merupakan gerakan pemberdayaan kesejahteraan keluarga," jelasnya.

Menurut Benhur, keluarag mempunyai peranan besar dalam proses pembangunan dan keluarag merupakan titik ukur pemerintah dalam kesejahteraan masyarakat, maka itu keluarga di kampung harus benar-benar mendapatkan pelayanan secara maksimal.

"Stunting di Kota Jayapura pada 2013 ada 34,8 persen dan pada 2018 turun menjadi 22,8 persen. Untuk itu saya minta harus dicari cara mengatasinya. Apakah gizinya, sanitasinya. Saya minta kalau boleh di kampung itu dibuatkan kandang supaya kotorannya tidak mencemari lingkungan," ungkapnya.

Tak lupa, Benhur mengingatkan kepada peserta rapat konsultasi agar mensukseskan pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD, dan DPRP.

Dibaca 120 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.