Pengembangan Kasus Tipikor di Bawaslu Papua Barat | Pasific Pos.com

| 17 July, 2019 |

Pengembangan Kasus Tipikor di Bawaslu Papua Barat

Papua Barat Penulis  Rabu, 13 Maret 2019 19:16 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Belum Ada Tersangka Lain Selain AN



Manokwari, TP - Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari, Muslim, SH mengaku pihaknya masih mengembangkan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) dana hibah di Bawaslu Provinsi Papua Barat senilai Rp. 3,5 miliar dengan sumber APBD Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2015 dan dana hibah senilai Rp. 2 miliar dengan sumber APBD Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2014.

Diungkapkan Muslim, ada sejumlah saksi yang diperiksa terkait penggunaan dana hibah di Bawaslu Provinsi Papua Barat, termasuk para komisioner. Namun, kata dia, baru terindikasi 1 orang yang ditetapkan menjadi tersangka, yakni Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat periode 2012-2017 berinisial AN.

“Dua komisioner lain sudah kita periksa, tetapi masih sebatas saksi, belum ada indikasi keterlibatan mereka dalam perkara ini,” ujar Kasi Pidsus kepada Tabura Pos di ruang kerjannya, Selasa (12/3).

Namun, tegas Muslim, pihaknya tetap mengacu pada fakta persidangan atas terdakwa, Getrida Mandowen dan Muhamad Idrus yang sudah mengakui bahwa para komisioner ikut menikmati dana hibah tersebut.

Akan tetapi, sambung dia, para komisioner ketika diperiksa dalam persidangan, sudah menyangkal keterangan para terdakwa, sehingga pihak kejaksaan membutuhkan bukti-bukti lebih otentik untuk membuktikan keterlibatan mereka dalam kasus tipikor ini.

“Untuk saat ini AN, tetapi tidak menutup kemungkinan jika ke depan akan ada tersangka lain,” tutup Muslim. [BOM-R1]

Dibaca 112 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.